KalbarOnline, Sekadau – Kasus ujaran kebencian berbau fitnah yang dilontarkan akun Facebook Raymon Sanchez terhadap mantan Gubernur Kalbar, Almarhum H Usman Jafar (UJ), berbuntut panjang.
Pihak keluarga melaporkan kasus tersebut ke Polres Sekadau, Sabtu malam (2/6). Adalah Abdul Maulana, keponakan korban yang melaporkan kasus itu ke polisi, sekitar pukul 22.00, Sabtu malam. Bersama sejumlah warga lainnya, pria yang akrab disapa Oteng itu berharap kasus itu segera diungkap.
“Kami serahkan proses hukumnya ke pihak kepolisian,” ujar Oteng disela membuat laporan polisi itu.
Bagi Oteng, pihaknya sangat kurang berkenan dengan tulisan Raymon Sanchez yang mengatakan almarhum UJ sebagai preman kampung. Raymon Sanchez juga menambahkan jika selama UJ menjabat, banyak keributan antar Etnis.
“Ini jelas fitnah dan mengada-ada,” imbuhnya.
Oteng juga heran mengapa Raymon Sanchez bisa mengungkapkan hal seperti itu. Apalagi almarhum sudah meninggal dunia.
Di lain pihak, keluarga besar almarhum pun tidak ada terlibat politik. Termasuk menjadi pendukung atau tim sukses pasangan calon dari tiga pasangan calon yang bertarung dalam Pilgub kali ini.
“Makanya kami minta agar polisi bisa mengungkap kasus ini secara profesional. Kami tidak ingin masalah ini dibawa ke ranah politik. Kami juga berharap tidak ada pihak yang mempolitisir masalah ini,” tukasnya.
Irawan, salah seorang petugas piket Polres Sekadau membenarkan adanya keluarga almarhum UJ yang melaporkan kasus dugaan ujaran kebencian ke polisi.
“Langsung di BAP,” katanya. (Mus)
KalbarOnline, Pontianak – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Barat menyelenggarakan…
KalbarOnline, Kapuas Hulu – Dalam rangka mendukung pelaksanaan pilkada serentak 2024 di Kabupaten Kapuas Hulu,…
KalbarOnline, Pontianak - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson mengingatkan tenaga kesehatan, baik itu perawat…
KalbarOnline - Drama thriller terbaru China berjudul See Her Again dibintangi William Chan dan tayang…
KalbarOnline - Kasus dugaan pengancaman dan pemerasan yang dilakukan mantan karyawan Ria Ricis kembali disidang…
KalbarOnline, Pontianak - Uang korupsi pembangunan Gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) di…