Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Jumat, 08 Agustus 2025 |
KALBARONLINE.com – Pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nasionalisme menjadi fokus utama dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Paskibraka Kota Pontianak 2025. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, saat membuka kegiatan Diklat sekaligus Tantingan Asrama Desa Bahagia 2025 di halaman Hotel Grand Kartika, Jumat (8/8).
Bahasan menyebut, pelatihan ini bukan cuma soal baris-berbaris, tapi juga langkah awal membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Pontianak yang terpilih untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Ini bukan hanya kehormatan, tapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Menurutnya, diklat ini adalah titik awal pembentukan pribadi yang bertanggung jawab dan berjiwa kebangsaan. Sementara Tantingan yang menjadi bagian dari pelatihan, adalah simbol tantangan yang harus dihadapi dengan tekad dan integritas.
Bahasan juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pelatih dan pembina yang dianggap memiliki peran penting membentuk karakter generasi muda.
“Tugas ini bukan hanya melatih keterampilan, tapi juga membentuk jiwa patriotisme peserta,” tuturnya.
Ia berharap para calon Paskibraka menjalani seluruh proses pelatihan dengan sungguh-sungguh, dan menjadikan pengalaman di asrama sebagai bekal menjadi pemimpin di masa depan.
“Berlatihlah bukan hanya untuk tampil di tanggal 17 Agustus, tapi untuk membentuk diri menjadi pemimpin masa depan Indonesia,” pungkasnya. (Jau)
KALBARONLINE.com – Pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nasionalisme menjadi fokus utama dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Paskibraka Kota Pontianak 2025. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, saat membuka kegiatan Diklat sekaligus Tantingan Asrama Desa Bahagia 2025 di halaman Hotel Grand Kartika, Jumat (8/8).
Bahasan menyebut, pelatihan ini bukan cuma soal baris-berbaris, tapi juga langkah awal membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Pontianak yang terpilih untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Ini bukan hanya kehormatan, tapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Menurutnya, diklat ini adalah titik awal pembentukan pribadi yang bertanggung jawab dan berjiwa kebangsaan. Sementara Tantingan yang menjadi bagian dari pelatihan, adalah simbol tantangan yang harus dihadapi dengan tekad dan integritas.
Bahasan juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pelatih dan pembina yang dianggap memiliki peran penting membentuk karakter generasi muda.
“Tugas ini bukan hanya melatih keterampilan, tapi juga membentuk jiwa patriotisme peserta,” tuturnya.
Ia berharap para calon Paskibraka menjalani seluruh proses pelatihan dengan sungguh-sungguh, dan menjadikan pengalaman di asrama sebagai bekal menjadi pemimpin di masa depan.
“Berlatihlah bukan hanya untuk tampil di tanggal 17 Agustus, tapi untuk membentuk diri menjadi pemimpin masa depan Indonesia,” pungkasnya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini