Sintang    

Harap Midji-Norsan Realisasikan Janji Kampanye, Bupati Jarot: Provinsi Kapuas Raya

Oleh : Jauhari Fatria
Minggu, 09 September 2018
Harap Midji-Norsan Realisasikan Janji Kampanye, Bupati Jarot: Provinsi Kapuas Raya
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline,

Pontianak – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri langsung prosesi serah

terima jabatan (Sertijab) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat

Periode 2018-2023, Sutarmidji dan Ria Norsan di Balai Petitih Kantor Gubernur

Kalimantan Barat, Jum’at (7/9/2018).

Sertijab tersebut juga merupakan perpisahan Penjabat (Pj)

Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmadji yang telah dipercayakan oleh Kemendagri untuk

mengemban amanah menjalankan pemerintahan di Kalbar selama kurang lebih 8

bulan.

Prosesi sertijab ini dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi

Pimpinan Daerah (Forkompinda), Bupati/Wali Kota se-Kalbar, kepala Organisasi

Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar,

kepala instansi vertikal/BUMN/BUMD serta tamu undangan lainnya.

Usai kegiatan, Bupati Jarot kepada awak media mengucapkan

selamat atas suksesnya pelantikan dan sertijab yang dilalui oleh Gubernur-Wakil

Gubernur Kalbar periode 2018-2023, Sutarmidji-Ria Norsan.

“Selamat melaksanakan tugas dan melaksanakan amanah yang

sudah diberikan oleh masyarakat kepada beliau. Semoga keduanya bisa menjalankan

tugas sebaik-baiknya. Kemudian diberikan keselamatan dan kelancaran dalam

memimpin dan membangun Kalbar,” ujarnya.

Menyoal janji kampanye Midji-Norsan, Bupati Jarot berharap secara

bertahap bisa direalisasikan. Sebab ia menilai janji-janji itu merupakan

harapan masyarakat Kalbar. Bupati Jarot menuturkan agar pembangunan

infrastruktur yang merupakan kewenangan Pemprov di Kabupaten Sintang dapat

diperhatikan.

“Tentu kita harap perhatian yang utama adalah jalan

berstatus provinsi Sintang menuju Senaning, kemudian pendidikan dimana statement beliau pendidikan gratis dan

bangunan sekolah yang menjadi tanggung jawab provinsi, kesehatan dan yang paling

penting adalah suasana yang kondusif di seluruh Kalimantan Barat, kita yang di

pedalaman pun merasa Pemerintah Provinsi hadir yang di kota pun tetap dibangun,”

tuturnya.

Mengenai atensi Gubernur Kalbar, Sutarmidji terkait

penyimpangan keuangan daerah atau korupsi dan sebagainya, Jarot menegaskan

bahwa visi misi dirinya bersama Wakil Bupati Sintang, Askiman salah satunya

yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“Tentunya upaya-upaya pencegahan korupsi harus terus

dilakukan agar terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih sesuai

visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang,” tukasnya.

Mengenai pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR) yang terus

digaungkan Sutarmidji-Ria Norsan semasa kampanye, Pemkab Sintang sendiri, kata

Bupati Jarot, diminta untuk menyiapkan fasilitas berupa tanah dan gedung untuk

persiapan provinsi baru di timur Kalbar.

Bupati Jarot juga menegaskan kesiapannya bahkan mengaku telah

memiliki sejumlah lokasi alternatif untuk fasilitas pendukung provinsi baru di

wilayah timur Kalbar.

“Sebagai calon ibu kota provinsi, Sintang akan menyiapkan

kompleks gedung serba guna, tanah tiga hektar di Sungai Ukoi, Jerora dan Desa

Paloh Benua sebagai pilihan alternatif untuk pusat pemerintahan Provinsi Kapuas

Raya. Semua alternatif tersebut statusnya sudah clear and clean,” tukasnya

lagi.

Jarot juga sependapat dengan Sutarmidji, pemekaran Kapuas Raya

merupakan kebutuhan masyarakat dan menjadi dambaan masyarakat di lima kabupaten

di pedalaman Kalbar. Karena itulah, kata dia, Sintang saat ini sudah

mempersiapkan diri.

“Bahkan saat ini sudah ada lahan dan gedung yang nantinya

dapat digunakan sebagai pusat pemerintahan provinsi,” pungkasnya. (Fai)

Artikel Selanjutnya
Gereja Santo Yoseph Tumbang Titi Diresmikan, Bupati Martin: Jangan Sampai Sepi Aktifitas Ibadah
Minggu, 09 September 2018
Artikel Sebelumnya
Harap Midji-Norsan Realisasikan Janji Kampanye, Bupati Jarot: Provinsi Kapuas Raya
Minggu, 09 September 2018

Berita terkait