Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Jauhari Fatria |
| Kamis, 12 Desember 2019 |
KalbarOnline,
Pontianak – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak menggelar
inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan gudang bahan pokok. Sekretaris
Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi sebagai Ketua Harian TPID Kota Pontianak
memimpin tim untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar
tradisional dan gudang menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Kamis
(12/12/2019).
Dalam menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun Baru,
dikatakannya, TPID Kota Pontianak selalu melakukan pengecekan harga kebutuhan
pokok di pasaran. Menjelang hari besar keagamaan komoditas telur menjadi
sasaran karena kebutuhan telur akan meningkat untuk membuat kue. Menurutnya,
umumnya jika bahan pokok akan mengalami lonjakan harga, dua pekan sebelum hari
besar sudah naik. Namun kondisi tersebut menurutnya tidak terjadi saat
sekarang.
“Langkah sidak juga untuk memastikan tidak ada aksi
penimbunan yang dilakukan,” tegasnya.
Mulyadi menerangkan, dari hasil sidak yang dilakukan
pihaknya, harga kebutuhan pokok tidak terlalu mengalami lonjakan harga yang
signifikan. Namun diakuinya, komoditas bawang merah dan putih memang ada
kenaikan harga yang sudah berlangsung sekira dua pekan.
“Misalnya, bawang merah dan bawang putih dari harga Rp24
ribu hingga Rp28 ribu per kilogram,” ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk bawang putih pada tiga hingga empat
pekan yang lalu harganya masih di bawah Rp20 ribu per kilogram. Demikian pula
bawang merah saat ini sudah berkisar pada harga Rp24 ribu hingga Rp28 ribu per
kilogram.
“Saya lihat memang bawang mengalami kenaikan, untuk sayur
mayur tidak,” imbuh Mulyadi.
Sementara harga kebutuhan pokok lainnya cenderung mengalami
penurunan seperti cabe rawit yang biasa harganya mencapai Rp40 ribu per
kilogram. Kini turun hanya berkisar Rp24 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram.
Ia menambahkan untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti
ayam juga dipastikan stabil berkisar dari harga Rp24 ribu sampai Rp26 ribu per
kilogram. Kemudian telur ayam harga terendah pada posisi Rp1.200 per butir dan
termahal Rp1.800 per butir.
“Ketersediaan bawang untuk satu bulan kedepan stoknya aman,”
pungkasnya. (jim)
KalbarOnline,
Pontianak – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak menggelar
inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan gudang bahan pokok. Sekretaris
Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi sebagai Ketua Harian TPID Kota Pontianak
memimpin tim untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar
tradisional dan gudang menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Kamis
(12/12/2019).
Dalam menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun Baru,
dikatakannya, TPID Kota Pontianak selalu melakukan pengecekan harga kebutuhan
pokok di pasaran. Menjelang hari besar keagamaan komoditas telur menjadi
sasaran karena kebutuhan telur akan meningkat untuk membuat kue. Menurutnya,
umumnya jika bahan pokok akan mengalami lonjakan harga, dua pekan sebelum hari
besar sudah naik. Namun kondisi tersebut menurutnya tidak terjadi saat
sekarang.
“Langkah sidak juga untuk memastikan tidak ada aksi
penimbunan yang dilakukan,” tegasnya.
Mulyadi menerangkan, dari hasil sidak yang dilakukan
pihaknya, harga kebutuhan pokok tidak terlalu mengalami lonjakan harga yang
signifikan. Namun diakuinya, komoditas bawang merah dan putih memang ada
kenaikan harga yang sudah berlangsung sekira dua pekan.
“Misalnya, bawang merah dan bawang putih dari harga Rp24
ribu hingga Rp28 ribu per kilogram,” ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk bawang putih pada tiga hingga empat
pekan yang lalu harganya masih di bawah Rp20 ribu per kilogram. Demikian pula
bawang merah saat ini sudah berkisar pada harga Rp24 ribu hingga Rp28 ribu per
kilogram.
“Saya lihat memang bawang mengalami kenaikan, untuk sayur
mayur tidak,” imbuh Mulyadi.
Sementara harga kebutuhan pokok lainnya cenderung mengalami
penurunan seperti cabe rawit yang biasa harganya mencapai Rp40 ribu per
kilogram. Kini turun hanya berkisar Rp24 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram.
Ia menambahkan untuk harga kebutuhan pokok lainnya seperti
ayam juga dipastikan stabil berkisar dari harga Rp24 ribu sampai Rp26 ribu per
kilogram. Kemudian telur ayam harga terendah pada posisi Rp1.200 per butir dan
termahal Rp1.800 per butir.
“Ketersediaan bawang untuk satu bulan kedepan stoknya aman,”
pungkasnya. (jim)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini