Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 02 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Bulog Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan, bahwa stok beras tetap aman menjelang Tahun Baru Imlek, bulan Ramadan hingga lebaran Idul fitri.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Perum Bulog Kalbar, Rasiwan, usai melakukan pengecekan di gudang Bulog yang berada di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (01/02/2026).
Rasiwan menyampaikan, saat ini stok beras yang ada di Bulog Kalbar mencapai 12.000 Ton dan merupakan stok dari tahun-tahun sebelumnya.
"Untuk stok beras pemerintah khusunya di Kalimantan Barat tahun 2026 ini cukup karena mencapai 12.000 Ton," kata dia.
Dengan demikian, Rasiwan meminta agar masyarakat agar tidak melakukan "panic buying", lantaran stok beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan.
"Sebentar lagi kita akan menghadapi hari besar keagamaan seperti Imlek, Ramadan dan Idul Fitri, dan alhamdulillah stok kita tersedia, dan diperkuat dengan tambahan dari Sulawesi dan Jawa Barat," ucapnya.
Tak hanya itu, Rasiwan juga menyampaikan bahwa, pengawasan juga terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas beras yang disalurkan.
"Tentu di sini kami juga memastikan kualitas dari beras yang disalurkan ke masyarakat, maka jika ada beras yang tidak sesuai standar untuk segera dilaporkan kepada kami, dan akan kami ganti," tambahnya.
Rasiwan juga menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya juga terus berusaha menjaga kualitas dan mutu beras yang ada di Gudang.
"Kami telah berupaya untuk terus menjaga mutu dan kualitas, namun juga perlu bantuan dari seluruh mitra bulog untuk membantu memonitor kualitas beras saat pengambilan dari gudang," ujarnya.
Dikatakanya lagi, bahwa saat ini beras yang ada di Gudang seperti jenis SPHP juga turut menjadi produk yang disalurkan kepada masyarakat, maka pihaknya akan memastikan beras yang sampai kepada masyarakat memiliki mutu dan kualitas yang standar.
"Bulog berkomitmen untuk memastikan beras yang keluar sesuai standar dan juga terus melakukan evaluasi rutin terhadap produk beras," pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Bulog Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan, bahwa stok beras tetap aman menjelang Tahun Baru Imlek, bulan Ramadan hingga lebaran Idul fitri.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Perum Bulog Kalbar, Rasiwan, usai melakukan pengecekan di gudang Bulog yang berada di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (01/02/2026).
Rasiwan menyampaikan, saat ini stok beras yang ada di Bulog Kalbar mencapai 12.000 Ton dan merupakan stok dari tahun-tahun sebelumnya.
"Untuk stok beras pemerintah khusunya di Kalimantan Barat tahun 2026 ini cukup karena mencapai 12.000 Ton," kata dia.
Dengan demikian, Rasiwan meminta agar masyarakat agar tidak melakukan "panic buying", lantaran stok beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan.
"Sebentar lagi kita akan menghadapi hari besar keagamaan seperti Imlek, Ramadan dan Idul Fitri, dan alhamdulillah stok kita tersedia, dan diperkuat dengan tambahan dari Sulawesi dan Jawa Barat," ucapnya.
Tak hanya itu, Rasiwan juga menyampaikan bahwa, pengawasan juga terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas beras yang disalurkan.
"Tentu di sini kami juga memastikan kualitas dari beras yang disalurkan ke masyarakat, maka jika ada beras yang tidak sesuai standar untuk segera dilaporkan kepada kami, dan akan kami ganti," tambahnya.
Rasiwan juga menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya juga terus berusaha menjaga kualitas dan mutu beras yang ada di Gudang.
"Kami telah berupaya untuk terus menjaga mutu dan kualitas, namun juga perlu bantuan dari seluruh mitra bulog untuk membantu memonitor kualitas beras saat pengambilan dari gudang," ujarnya.
Dikatakanya lagi, bahwa saat ini beras yang ada di Gudang seperti jenis SPHP juga turut menjadi produk yang disalurkan kepada masyarakat, maka pihaknya akan memastikan beras yang sampai kepada masyarakat memiliki mutu dan kualitas yang standar.
"Bulog berkomitmen untuk memastikan beras yang keluar sesuai standar dan juga terus melakukan evaluasi rutin terhadap produk beras," pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini