Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 02 April 2026 |
KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menanggapi viralnya video sekumpulan bocah yang mengkritik kondisi Jalan Bedayan–Libau di Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang.
Ria Norsan menegaskan, kalau dirinya tidak anti terhadap kritik dan justru terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Namun, ia menyayangkan kritik tersebut disampaikan dengan melibatkan anak-anak.
“Saya tidak anti kritik dan menyambut baik kritikan tersebut. Yang saya sayangkan, yang dibawa untuk mengkritik itu anak-anak, yang memang bukan pada tempatnya,” ujarnya, Rabu (01/04/2026).
Ia juga menjelaskan, bahwa jalan yang dikeluhkan dalam video tersebut merupakan jalan dengan status kabupaten, sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, bukan pemerintah provinsi.
“Perlu diketahui, jalan di Sepauk itu statusnya jalan kabupaten. Kewenangannya ada di bupati. Sedangkan provinsi bertanggung jawab untuk jalan provinsi,” jelasnya.
Menurutnya, kritik yang diarahkan kepada gubernur dalam persoalan tersebut dinilai tidak tepat sasaran.
“Yang dikritik itu jalan kabupaten, tapi yang disudutkan gubernur. Itu salah total,” tegasnya.
Ia menduga, ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi tersebut untuk menyudutkan pemerintah provinsi.
“Tapi kalau saya lihat, materi kritikannya bukan sekadar soal jalan. Ada pesan moral yang ingin disampaikan, bahkan cenderung menyudutkan gubernur. Itu pasti ada pemainnya,” katanya.
Terkait kondisi jalan, ia menyebut persoalan tersebut telah ditangani oleh pemerintah kabupaten. Sementara untuk jalan yang menjadi kewenangan provinsi, pihaknya memastikan sudah dilakukan perbaikan.
“Kalau jalan provinsi, sudah saya perbaiki. Tapi kalau itu jalan kabupaten, tentu menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menanggapi viralnya video sekumpulan bocah yang mengkritik kondisi Jalan Bedayan–Libau di Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang.
Ria Norsan menegaskan, kalau dirinya tidak anti terhadap kritik dan justru terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Namun, ia menyayangkan kritik tersebut disampaikan dengan melibatkan anak-anak.
“Saya tidak anti kritik dan menyambut baik kritikan tersebut. Yang saya sayangkan, yang dibawa untuk mengkritik itu anak-anak, yang memang bukan pada tempatnya,” ujarnya, Rabu (01/04/2026).
Ia juga menjelaskan, bahwa jalan yang dikeluhkan dalam video tersebut merupakan jalan dengan status kabupaten, sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, bukan pemerintah provinsi.
“Perlu diketahui, jalan di Sepauk itu statusnya jalan kabupaten. Kewenangannya ada di bupati. Sedangkan provinsi bertanggung jawab untuk jalan provinsi,” jelasnya.
Menurutnya, kritik yang diarahkan kepada gubernur dalam persoalan tersebut dinilai tidak tepat sasaran.
“Yang dikritik itu jalan kabupaten, tapi yang disudutkan gubernur. Itu salah total,” tegasnya.
Ia menduga, ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi tersebut untuk menyudutkan pemerintah provinsi.
“Tapi kalau saya lihat, materi kritikannya bukan sekadar soal jalan. Ada pesan moral yang ingin disampaikan, bahkan cenderung menyudutkan gubernur. Itu pasti ada pemainnya,” katanya.
Terkait kondisi jalan, ia menyebut persoalan tersebut telah ditangani oleh pemerintah kabupaten. Sementara untuk jalan yang menjadi kewenangan provinsi, pihaknya memastikan sudah dilakukan perbaikan.
“Kalau jalan provinsi, sudah saya perbaiki. Tapi kalau itu jalan kabupaten, tentu menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini