Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
PT ASM Bantah Lakukan PHK Sepihak
Home > Berita > Politik > PT ASM Bantah Lakukan PHK Sepihak
Ketapang

PT ASM Bantah Lakukan PHK Sepihak

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 05 February 2018 - 20:10 WIB
PT ASM Bantah Lakukan PHK Sepihak
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Ketapang – PT Agro Sejahtera Mandiri (ASM) yang berlokasi di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang, membantah telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap karyawannya seperti yang diungkapkan Suprianto pada salah satu media di Ketapang beberapa waktu lalu, bantahan itu di sampaikan langsung management PT ASM melalui bagain Corporate Affair, Wilson Situmorang, di ruang kerjanya, Sabtu (3/2).

Menurut Wilson Situmorang, pemecatan terhadap Suprianto yang merupakan operator alat berat milik PT ASM itu berawal saat Suprianto tidak terima dengan Surat Perintah Kerja (SPK) yang diterbitkan perusahaan dari hasil verifikasi bukti bukti pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya.

“Karena tidak terima itu, dia marah-marah kepada Manager Bengkuang Raya Estate, Tigor P Sihombing sambil membawa sebilah parang, kemudian karena merasa terancam Manager tadi membuat laporan ke Polsek Kendawangan,” ungkap Wilson Situmorang kepada tim KalbarOnline.

Lebih lanjut Wilson Situmorang mengatakan, usai kejadian itu pihak keluarga Suprianto datang menemui manajemen PT ASM untuk meminta agar pihak perusahaan mencabut laporannya terhadap Suprianto.

“Karena kita pikir Suprianto beritikat mau damai dengan Perusahaan. Maka laporan tadi dicabut dengan cara dibuatkan surat pernyataan di Polsek. Namun, perusahaan juga memberi syarat kepada Suprianto agar mengundurkan diri dari PT ASM,” ujarnya.

“Hak-haknya dia selaku karyawan selama bekerja satu tahun lebih di perusahaan telah kita berikan sepenuhnya sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan,” sambung Wilson.

Mengenai pesangon, Wilson menjelaskan bahwa sampai saat ini belum diambil oleh Suprianto lantaran yang bersangkutan tidak mau menerima dengan alasan pesangon tersebut tidak sesuai dengan yang dia inginkan. (Adi LC)

Tag