Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Atasi Persoalan Kesehatan, Sutarmidji Akan Bangun RS Soedarso 12 Lantai Dengan Layanan Tanpa Kelas
Home > Berita > Politik > Atasi Persoalan Kesehatan, Sutarmidji Ak...
Pontianak

Atasi Persoalan Kesehatan, Sutarmidji Akan Bangun RS Soedarso 12 Lantai Dengan Layanan Tanpa Kelas

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Thursday, 12 April 2018 - 19:26 WIB
Atasi Persoalan Kesehatan, Sutarmidji Akan Bangun RS Soedarso 12 Lantai Dengan Layanan Tanpa Kelas
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Pontianak – Calon Gubernur Kalbar nomor urut 3 (tiga), Sutarmidji menegaskan apabila Midji – Norsan diberikan amanah untuk memimpin Kalbar nantinya, ia akan membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso menjadi 12 lantai.

Tak hanya itu, program yang ditawarkan Sutarmidji ini tak hanya meningkatkan bangunan rumah sakit menjadi 12 lantai, melainkan RSUD Soedarso nantinya akan menerapkan layanan tanpa kelas seperti yang telah diterapkan Sutarmidji di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak dikawasan Pontianak Barat.

Penerapan layanan tanpa kelas pada RSUD Soedarso, diyakini mampu mengatasi persoalan kesehatan masyarakat Kalbar.

“Saya tetap berkomitmen membangun RS Soedarso, seluruh ruangannya untuk pemegang kartu BPJS dengan ruangan sendiri, layananya tanpa kelas dan standar pelayanan kelas 1. Sehingga jika ada yang membayar premi kelas 2, masyarakat itu tidak perlu menambah tapi dapat keuntungan. Karena Pemprov akan mensubsidi dari gaji dokter, dan perawat,” tegasnya, beberapa waktu lalu.

Wali Kota Pontianak terbaik tahun 2017 ini menuturkan, jika diamanahkan memimpin Kalbar, ia memastikan tahun pertama APBD adalah rumah sakit 12 lantai.

Dan rumah sakit itu, menurutnya harus sudah selesai serta beroperasional sebelum tahun ketiga.

“Saya pastikan jika terpilih jadi Gubernur, tahun pertama APBD yang kita kelola rumah sakit 12 lantai dan sebelum tahun ketiga harus sudah selesai, bisa ditempati dan beroperasional,” tegasnya.

Ditanya terkait pembangunan rumah sakit didaerah, seperti misalnya di Kapuas Hulu, menurut Wali Kota Pontianak dua periode ini sudahlah baik.

Hanya saja, lanjutnya, yang perlu diperbaiki adalah akses masyarakat bertransportasi membawa pasien.

“Untuk didaerah-daerah Kabupaten sudah baik dengan membangun rumah sakit seperti di Kapuas Hulu, hanya saja aksesnya hancur-hancuran, karena untuk masyarakat pedalaman membawa orang sakit, repot untuk transportasinya karena kondisi aksesnya hancur-hancuran,” pungkasnya. (Elf)

Tag