KalbarOnline,
Ketapang – Gawai Dayak Ketapang VI di Desa Asam Besar, Kecamatan Manis
Mata, resmi ditutup oleh Camat Manis Mata, Drs. Frans Dagar, M.Pd, Minggu (2/8/2018).
Kegiatan turut dihadiri oleh Muspika, tokoh masyarakat, tokoh
adat, dan tokoh agama serta perwakilan perusahaan.
Dalam sambutannya Camat Manis Mata mewakili Pemerintah
Kabupaten Ketapang mengimbau kepada seluruh masyarakat Manis Mata lintas etnis
dan suku untuk saling bahu-membahu melestarikan budaya sesuai dengan adat dan
keyakinan masing - masing.
“Dalam kesempatan ini saya selaku perpanjangan tangan Pemkab
Ketapang mengajak dan mengimbau untuk kita saling bahu-membahu menjaga dan
melestarikan budaya, adat-istiadat dengan keyakinan kita masing-masing,”
ujarnya.
Ketua DAD Manis Mata sekaligus Ketua Panitia Gawai Dayak, Florianus
Tihai dalam sambutannya mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas
suksesnya acara tersebut. Ia juga berterima kasih kepada Pemkab Ketapang,
Pemerintah Kecamatan Manis Mata, Pemerintah Desa Asam Besar, para donatur, panitia
serta seluruh masyarakat yang ikut serta berpartisipasi dalam mensukseskan
Gawai Dayak VI Ketapang di Kecamatan Manis Mata. Dalam kesempatan tersebut Ia juga
menyampaikan secara detail laporan pertanggungjawaban pagelaran tersebut.
“Puji syukur patut kita panjatkan pada Tuhan kita yang maha
kuasa karena acara Gawai kita berjalan lancar tanpa hambatan. Tidak lupa terima
kasih saya pada Pemerintahan Kabupaten Ketapang, Pemerintah Kecamatan Manis
Mata, Pemerintah Desa Asam Besar, seluruh donatur serta masyarakat yang ikut
berpartisipasi untuk mensukseskan acara gawai kita ini,” tutupnya. (Goda)