Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Bupati Jarot Ajak 'Kroyok' Pembangunan Rumah Tahfiz Qur’an dan Panti Asuhan Muhammadiyah Sintang
Home > Berita > Politik > Bupati Jarot Ajak 'Kroyok' Pembangunan R...
Sintang

Bupati Jarot Ajak 'Kroyok' Pembangunan Rumah Tahfiz Qur’an dan Panti Asuhan Muhammadiyah Sintang

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 10 September 2018 - 23:13 WIB
Bupati Jarot Ajak 'Kroyok' Pembangunan Rumah Tahfiz Qur’an dan Panti Asuhan Muhammadiyah Sintang
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Tahfiz

Qur’an dan Panti Asuhan Muhammadiyah Sintang

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno melakukan

peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfiz Qur’an dan Panti Asuhan Yatim

Piatu dan Dhuafa Muhammadiyah Sintang di kawasan SDIT Buah Hati Sintang, Sabtu

siang (8/9/18).

Turut hadir

dalam kegiatan tersebut Dandim 1205 Sintang, Kepala Kantor Kementrian Agama Sintang,

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sintang, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI)

Sintang, sejumlah unsur Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang dan unsur

terkait lainnya.

Dalam

kesempatan tersebut Jarot mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang sangat

menyambut baik rencana pembangunan Rumah Tahfiz Qur’an dan Panti Asuhan Yatim

Piatu dan Dhuafa Muhammadiyah Sintang ini, karena menurutnya pembangunan

tersebut merupakan salah satu gerakan pembaharuan yang dilakukan Muhammadiyah

di Sintang.

“Ini tentu

gerakan pembaharuan yang terus dilakukan Muhammadiyah, ini kita hargai luar

biasa terlebih didalamnya bertujuan untuk dakwah dibidang pendidikan kemudian

juga menyantuni anak yatim, yatim piatu dan kaum dhuafa yang merupakan tanggung

jawab kita bersama,” kata Jarot.

Selain itu Jarot

juga mengapresiasi konsep pembangunan yang direncanakan oleh panitia

pembangunan yang cukup megah nantinya yang juga akan memakan anggaran sekitar Rp1,8

Miliyar itu bisa selesai dalam waktu yang telah ditentukan, sehingga kedepan

gedung tersebut bisa segera dimanfaatkan untuk anak yatim piatu dan kaum

dhuafa.

“1,8

miliyar bisalah kita kroyok ramai-ramai agar anggarannya bisa tercukupi sesuai

target, karena ini juga akan menjadi Amar Ma’ruf Nahi Munkar bagi kita semua,” jelasnya.

Ia juga berharap

dari rumah Tahfiz Qur’an dan panti asuhan ini nantinya akan lahir

generasi-generasi Islam yang akan memberikan dampak yang baik untuk kehidupan

di masa yang akan datang.

Sementara Ketua

pembangunan Rumah Tahfiz Qur’an dan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa

Muhammadiyah Sintang, Madiono mengatakan pembangunan panti asuhan dan rumah

tahfiz tersebut diperkirakan akan memakan angaran Rp1,8 miliyar dengan konsep

pembangunan dua lantai dengan konstruksi beton bertulang.

“Luas

bangunan dengan lebar 13 meter dan panjang 31 meter, lantai dasar ada 8 buah

kamar untuk anak-anak yatim dan kaum dhuafa dan kamar pengasuh ada dua kamar,

ada ruang tamu juga, ruang dapur kamar mandi dan gudang logistik,” kata Madiono.

Lanjut

Madiono untuk lantai dua akan difungsikan untuk sekretariat, aula, ruang baca,

satu buah kamar tidur dan gudang dan rumah Tahfiz Qur’an dan panti asuhan

tersebut bisa menampung sekitar 48 orang.

“Kita

berharap doa dan dukungan semua pihak agar pembangunan ini bisa selesai

secepatnya, agar bisa segera difungsikan kedepannya,” tutup Madiono. (*/Sg)

Tag