KalbarOnline,
Ketapang – Kodim 1203/Ktp tengah menggalakkan dan meningkatkan patroli dan
sosialisasi karhutla di wilayah Kabupaten Ketapang. Patroli dan sosialisasi ini
bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh masyarakat
Kabupaten Ketapang untuk tidak membuka lahan dengan membakar lahan dan hutan.
TNI bersama dengan instansi terkait dan masyarakat
mendatangi tempat-tempat yang rawan terjadinya pembakaran lahan. Mereka
memberikan pemahaman secara langsung tentang larangan membakar hutan dan lahan.
Terlihat tim patroli membawa poster yang tertulis kan larangan untuk membakar
hutan dan sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat.
Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI, Bambang Ismawan melalui
Dandim 1203/Ktp, Letkol Kav Jami’an mengatakan bahwa kegiatan patroli dan
sosialisasi ini sangat efektif sebagai upaya pencegahan terjadinya kebakaran
hutan dan lahan.
Kegiatan ini sangat efektif mengingat di wilayah Kabupaten
Ketapang merupakan salah satu kabupaten yang berpotensi tinggi terjadinya
kebakaran hutan dan lahan setiap tahunnya. Ditambah dengan adanya sikap
masyarakat yang sangat antusias dalam mendukung kegiatan patroli dan
sosialisasi ini.
Kegiatan patroli dan sosialisasi karhutla ini dilakukan di
seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Ketapang oleh anggota Koramil beserta
dengan Polri, Manggala Agni dan masyarakat setempat yang dilakukan setiap hari.
Letkol Kav Jami’an optimis bahwa tingkat kebakaran hutan dan
lahan Kabupaten Ketapang akan berkurang di tahun depan hal ini karena di setiap
desa sudah terbentuk masyarakat peduli api (MPA) termasuk perusahaan perkebunan
saat ini sudah diwajibkan membentuk peleton siaga api dengan perlengkapan pemadam
kebakaran yang standar.
“Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan pemahaman
masyarakat semakin meningkat untuk tidak membakar lahan dan termasuk kesiapan
untuk menghadapi dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan menjadi lebih baik
dari sebelumnya,” imbuhnya. (*/Adi LC)