KalbarOnline, Sintang
– Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri rangkaian kegiatan peringatan HUT
Pepabri ke-59 yang berlangsung di Aula Kodim 1205 Sintang, Senin (25/9/2018)
pagi.
Dalam sambutannya, Jarot menyatakan bahwa dengan usia
Pepabri yang sudah ke-59 tahun ini, adalah usia yang selalu menguji.
“Bahwa kita harus tetap solid dan dalam jati diri kita ini adalah
pejuang yang sejati. Sintang selalu dihadapkan dengan berbagai kejadian dan
kegiatan yang berpotensi memicu, memecah belah masyarakat, Pemerintah daerah
selalu mencari pentunjuk dari para pejuang sejati dari bapak-bapak Pepabri,
karena jiwa merah putih tekad untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
selalu melekat pada anggota Pepabri,” tukasnya.
“Alhamdulillah, puji Tuhan, puji syukur sejauh ini daerah
kita tetap aman, tentram, damai, rukun serta kondusif, karena saya selalu
berkumpul di setiap kegiatan keagamaan di Gereja maupun di masjid, untuk
mendapatkan masukan maupun saran dari para tokoh agama, maupun anggota Pepabri
di Kabupaten Sintang, sehingga segala kejadian yang bisa memecah belah belah
rakyat Sintang ini bisa diselesaikan dengan rukun dan damai, itu yang kita rasakan,”
tuturnya.
Orang nomor satu di Bumi Senentang ini juga menegaskan bahwa
selama ini peranan Pepabri dalam menjaga keutuhan NKRI dan dharma bhakti
pejuang sejati telah ditunjukan dengan cara yang hikmad dan sederhana.
“Seperti berbagai kegiatan pada HUT Pepabri ini dilakukan,
anjangsana, gotong-royong, untuk membersihkan taman makam pahlawan dan taman
bahagia, sikap tersebut memberikan contoh tauladan bagi seluruh keluarga besar
ABRI dan Polri, termasuk masyarakat di Kabupaten Sintang, karena pejuang itu
akan selalu menjadi pejuang,” imbuhnya.
Sementara Ketua Pepabri Sintang, Purnawiran TNI-AD Kapten
Infanteri Sujono menyatakan bahwa angggota Pepabri harus tetap solid kendati harus
dihadapkan berbagai peristiwa seperti pemilihan anggota legislatif maupun
Pilpres yang secara serentak dilaksanakan pada 2019 mendatang.
“Walaupun dengan pilihan berbeda satu sama lain itu tidak
masalah, namun kita harus bisa melihat pilihan yang benar sesuai hati nurani
masing-masing guna menjaga NKRI tercinta ini,” ujarnya.
Pada peringatan HUT Pepabri ke-59 ini turut dihadiri Dandim
1205 Sintang, Letkol Inf Rahmad Basuki, serta pejabat Korem 121 ABW, anggota
FKPPI, tokoh masyarakat serta tokoh agama Kabupaten Sintang.
Juga dilaksanakan penyerahan penghargaan satya lencana dari DPP
Pepabri kepada 18 orang anggota Pepabri Sintang atas pengabdiannya selama 10
tahun sebagai pengurus terbaik anggota Pepabri 2018. (*/Sg)