KalbarOnline, Sekadau
– Belum lama usai bencana yang menimpa pulau Lombok Nusa Tenggara Barat,
Indonesia kembali dilanda bencana gempa berskala besar disertai gelombang
tsunami yang memporak porandakan Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Musibah tersebut menjadi duka yang dirasakan seluruh rakyat
Indonesia. Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi, S.IK melalui Kasat
Binmas Iptu Masdar dalam giat Safari Subuh mengajak seluruh jamaah Masjid Al
Muttaqin Desa Peniti Kabupaten Sekadau untuk turut mendoakan para korban gempa
dan tsunami di Sulawesi Tengah.
“Musibah ini juga merupakan teguran bagi kita semua untuk
meningkatkan iman dan ibadah kita Kepada Allah, dan mari kita doakan saudara
kita di Sulawesi yang menjadi korban gempa, semoga para korban diberi ketabahan
dan yang meninggal diberi tempat yang baik di sisi Allah,” ucap Iptu Masdar
usai shalat subuh berjamaah, Minggu (30/9/2018).
Ajakan untuk menjaga keamanan dan kondusifitas kamtibmas
juga diserukan kepada para jamaah serta masyarakat Sekadau pada umumnya, dalam
rangka mensukseskan perhelatan akbar Festival Budaya Melayu yang mana kabupaten
Sekadau akan menjadi tuan rumah bagi sedikitnya 4000 kontingen dari seluruh kabupaten
dan kota se-Kalimantan Barat, yang akan berlangsung pada 5 November mendatang
di lapangan Ej Lantu.
“Bukan hanya jelang Festival Budaya Melayu saja, kita juga
harus tetap menjaga kamtibmas dan toleransi terkait situasi politik jelang
Pemilu 2019 yang mana saat ini telah memasuki tahapan kampanye,” ujarnya.
Safari subuh juga dihadiri Ketua DMI kabupaten Sekadau
Hasbi, Kemenag Sekadau Sunari, Kanit Regident Polres Sekadau Ipda Erwan
Supianto, serta puluhan jamaah masjid Al Muttaqin. (*/Mus)