KalbarOnline, BOGOR –
Gempa bumi 7,4 SR dan tsunami melanda bumi Donggala, Palu, Sulawesi Tengah pada
28 September 2018, tercatat 2.045 orang meninggal dunia dan 82.775 orang mengungsi
(berdasarkan data BNPB).
Sebagai bentuk solidaritas Penerima Manfaat (PM) Beasiswa
Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Dompet Dhuafa angkatan VII yang tergabung dalam
Aliansi Solidaritas Kemanusiaan lintas organisasi kepemudaan/mahasiswa
berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Pendidikan mengadakan kegiatan Kotak Donasi
Keliling Kota pada 1 hingga 8 Oktober 2018 di beberapa kota besar di Indonesia
melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di
Kota Palu dan Donggala.
Bertajuk DO[NATION] for Palu: Satu Bersama Palu, Asa Untuk
Donggala, para PM BAKTI NUSA angkatan VII bersatu padu memberikan yang terbaik
untuk para korban. Dalam aksinya para PM BAKTI NUSA VII ini tak hanya sekadar
berkeliling melainkan juga melakukan pertunjukan teatrikal sehingga menjadi
perhatian khalayak ramai.
Joko Susilo seorang mahasiswa FISIP UGM, PM BAKTI NUSA angkatan
VII mengatakan bahwa donasi keliling yang mereka lakukan merupakan wujud
kepedulian dan tenggang rasa sebagai sesama manusia.
“Bantuan yang kami himpun nantinya akan disalurkan melalui
Dompet Dhuafa Pendidikan. Ini adalah bukti kasih mereka kepada saudara-saudara
yang ada di Palu,” ujar Joko.
“Alhamdulillah kami telah menghimpun donasi sebanyak Rp17
juta lebih. Walau mungkin jumlahnya tak banyak tapi kami, para penerima manfaat
BAKTI NUSA, senang bisa bergerak dan menggerakan masyarakat memberikan dukungan
doa serta dana,” tambahnya.
Dia pun berharap donasi yang terkumpul akan berguna untuk
meringankan beban para korban di Palu dan Donggala. (*/Fai)