Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Sutarmidji Pastikan Penerimaan CPNS di Kalbar Transparan dan Akuntabel
Home > Berita > Politik > Sutarmidji Pastikan Penerimaan CPNS di K...
Pontianak

Sutarmidji Pastikan Penerimaan CPNS di Kalbar Transparan dan Akuntabel

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 22 October 2018 - 01:50 WIB
Sutarmidji Pastikan Penerimaan CPNS di Kalbar Transparan dan Akuntabel
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline,

Pontianak – Gubernur Kalbar, Sutarmidji memastikan proses penerimaan Calon

Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kalbar akan berjalan transparan dan akuntabel.

“Saya pastikan semua berjalan sesuai aturan dan tidak akan

siapapun meminta bantuan untuk meloloskan tes CPNS,” ujar Sutarmidji, usai penutupan

diklat kepemimpinan tingkat IV di Aula BPSDM, Jumat (19/10/2018).

Dirinya juga meminta kepada para peserta yang mengikuti CPNS

tersebut tidak mempercayai apabila ada tawaran yang memastikan bakal lulus CPNS

pada tahun ini.

“Jika ada yang menjanjikan bisa bakal lulus CPNS, saya

pastikan itu bohong. Karena kita penerimaan CPNS itu mengacu pada aturan dari

pusat,” tegasnya.

Sutarmidji menambahkan untuk formasi penerimaan sudah jelas

yang telah dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan aturan itu juga

berlaku bagi para tenaga honorer yang mengikuti tes CPNS tersebut.

“Semuanya sesuai dengan aturan dan K2 juga aturannya usainya

harus dibawah 35 tahun dan itu harus dipatuhi,” kata Sutarmidji.

Sedangkan formasi bagi disabilitas Pemerintah Provinsi

Kalbar telah menyediakan formasi sebanyak satu persen dari jumlah penerimaan

yang ada.

“Bagi yang lulusan cumlaude

nantinya akan bersaing dengan cumlaude

itu ada kuota masing-masing dan yang disabilitas nanti juga dapat kuota satu

persen bakal bersaing juga. Untuk lulusan terbaik ada 18 orang pelamar dan

disabilitas ada empat orang pelamar. Saya belum dalami ada untuk yang khusus

itu yang perlakuannya usianya yang kita minta dispensasi ke BKN, misalnya

dokter spesialis yang langka dan dia dibutuhkan itu,” tandasnya. (*/Fai)

Tag