KalbarOnline, Pekan
Baru – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya belajar ke Kota Pekan Baru tentang
berbagai hal yang dianggap dapat diadopsi di Kubu Raya untuk beberapa program.
Diantaranya, Smart City, pengelolaan pasar tradisional, perijinan dan
pengelolaan serta perencanaan anggaran.
Rombongan Pemerintah Kubu Raya dipimpin oleh Pj Sekda Kubu
Raya, Odang Prasetyo. Turut hadir Kepala Bappeda, Kepala DPMPTSP, Inspektur,
Kepala Dinas Sosial dan Pemdes, Asisten I dan Aisten III Setda Kubu Raya. Dalam
kesempatan tersebut rombongan diterima oleh Asisten I dan Asisten III Kota
Pekan Baru, Senin (29/10/2018).
Odang mengatakan, Kabupaten Kubu Raya sebelumnya telah melakukan
peluncuran Smart City Kubu Raya. Untuk mewujudkan Smart City Kubu Raya yang
lebih baik, yang terintegrasi dalam satu sistem dan data, Kubu Raya perlu
melakukan pembelajaran kedaerah yang dianggap telah menjadi pilot projek
nasional.
“Kita tau bersama, bahwa Kota Pekan Baru sudah sangat baik
dalam mewujudkan Smart City Pekan Baru. Semua sudah tersistem dalam satu
aplikasi. Untuk itu, kita belajar bersama dalam upaya kita juga untuk
mewujudkan Smart City Kubu Raya dan berbagai program yang dapat kita adopsi di
Kubu Raya,” terang Odang.
Odang berharap kedepan Kubu Raya dapat mewujudkan Kubu Raya
Smart City, dibutuhkan keterampilan SDM dan kemauan yang kuat untuk menyikan
semua data secara terbuka. Sebagaimana di Kota Pekan Baru, melalui sebuah
sistem yang dibangun semua data dapat terintegrasi oleh satu sistem.
Mulai dari pemetaan wilayah, tingkat penghasilan warga dalam
setiap rumah di lingkungan RT dan RW serta Kelurahan. Disamping itu, terkait
dengan perijinan, juga sudah terintegrasi dalam satu sistem. (ian)