Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Penggunaan Telok Belanga Terbanyak Tercatat Sebagai Rekor MURI, Bupati Rupinus: Sejarah Baru Sekadau
Home > Berita > Politik > Penggunaan Telok Belanga Terbanyak Terca...
Sekadau

Penggunaan Telok Belanga Terbanyak Tercatat Sebagai Rekor MURI, Bupati Rupinus: Sejarah Baru Sekadau

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 05 November 2018 - 18:50 WIB
Penggunaan Telok Belanga Terbanyak Tercatat Sebagai Rekor MURI, Bupati Rupinus: Sejarah Baru Sekadau
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Sekadau – Penggunaan pakaian adat khas Melayu Telok Belanga dan Baju Kurung terbanyak, resmi tercatat sebagai rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), Senin (5/11/2018).

Ketua MABM Kabupaten Sekadau, Sunardi mengatakan

pencatatan rekor tersebut menjadi persembahan bagi masyarakat Bumi Lawang Kuari

dan Pemkab Kabupaten Sekadau.

“Alhamdulillah hari ini DPD MABM Sekadau

bisa diberikan rekor MURI,” ujarnya usai menerima sertifikat rekor MURI, di

lapangan sepak bola EJ Lantu.

Sunardi mengungkapkan target awal

penggunaan pakaian adat Melayu Telok Belanga dan Baju Kurung sebanyak 2.500.

Ternyata jumlah penggunaan busana yang tercatat sebanyak 3.507 orang.

“Ini menunjukan tingginya antusiasime

marwah Melayu karena melebihi target. Ini merupakan gagasan MABM dari awal guna

mempersatukan kebersamaan dan semangat,” ujarnya lagi.

Sunardi juga mengapresiasi MABM Kalbar dan

14 kabupaten dan kota se Kalbar yang telah berpartisipasi dalam FSBM Kalbar ke-XII

ini, sehingga dalam pelaksanaannya semuanya tumpah ruah dalam menyemarakan FSBM

Kalbar 2018 di Sekadau.

“Kami sangat berterimakasih kepada semua

pihak. Ini demi masyarakat dan budaya Melayu se-Kalbar,” tandasnya.

Sementara Bupati Sekadau, Rupinus, SH.,

M.Si mengucap syukur Kabupaten Sekadau dapat tercatat dalam MURI dalam kategori

berbusana Telok Belanga terbanyak.

Hal ini, kata dia, merupakan sejarah baru

bagi Sekadau.

“Ini pertama kali Bumi Lawang Kuari tercatat

di MURI. Terimakasih kepada panitia dan semua pihak yang telah berpartisipasi

dalam kegiatan ini,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Ia mengatakan bahwa pencapaian ini

merupakan batu loncatan kedepannya. Pasalnya, kata dia, tak menutup kemungkinan

Sekadau kedepan dapat kembali mencatatkan nama di MURI.

“Tentu kedepan harus dipikirkan. Hal-hal

yang bersifat unik dan menarik sehingga bisa memecahkan kembali rekor MURI, kan

nanti masih ada even,” pungkasnya. (Mus)

Tag