KalbarOnline, Kubu
Raya – Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus menyebutkan bahwa Pemerintah daerah
komit meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tujuannya untuk
menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat sehingga berdampak pada peningkatan
kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Kubu Raya.
“Banyak yang sudah dilakukan dalam rangka menciptakan
kehidupan masyarakat yang sehat. Karena itu, momentum ini menjadi sebuah upaya
kita bersama untuk bagaimana melakukan konsolidasi demi meningkatkan
pelayanan-pelayanan kesehatan ke depan lebih baik,” ujar Hermanus, pada Upacara
Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 di halaman Kesdam XII
Tanjungpura, belum lama ini.
Hermanus menuturkan selama ini para insan kesehatan baik
dari unsur Pemerintah Kabupaten Kubu Raya maupun TNI dan Polri terbukti komit
bersama-sama melayani masyarakat. Dengan demikian muncul optimisme bahwa
kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Kubu Raya akan membaik dari waktu ke
waktu.
Begitu pula angka harapan usia hidup juga kian meningkat.
Karena itu, kata Hermanus, Pemerintah daerah terus melakukan pembangunan fisik
maupun nonfisik khususnya di bidang kesehatan. Untuk fisik, Pemerintah
Kabupaten Kubu Raya terus membangun prasarana dan sarana untuk memberikan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Berbagai Puskesdes, Pustu, Puskesmas terus ditingkatkan
kualitasnya. Termasuk meningkatkan status dari rawat jalan menjadi rawat inap.
Kita terus menambah prasarana dan sarana di Kabupaten Kubu Raya,” tegasnya.
Hermanus mengatakan meski di Kabupaten Kubu Raya terdapat Rumah
Sakit milik TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan swasta, Pemerintah
Kabupaten Kubu Raya tetap memandang perlu akan keberadaan rumah sakit milik
Pemerintah daerah.
Hal tersebut demi menangani pasien-pasien rujukan dari
fasilitas kesehatan tingkat pertama atau Puskesmas. Karena itu, ia menyebut
Pemerintah daerah kini sedang membangun
Rumah Sakit Umum Daerah di Kecamatan Rasau Jaya.
“Kita merasa memang keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah
menjadi salah satu yang tidak bisa kita abaikan. Terutama dalam menangani
rujukan-rujukan pasien dari fasilitas kesehatan tingkat pertama,” ucapnya.
Hermanus berharap keberadaan sejumlah prasarana dan sarana
kesehatan semakin menambah kemampuan pemerintah dalam melayani masyarakat lebih
baik. Dengan kesemua itu, ia berharap derajat kesehatan masyarakat semakin
meningkat. Termasuk turunnya angka kematian ibu dan bayi.
“Pada peringatan HKN ini kita rangkaikan dengan
pemberian insentif untuk dukun beranak. Ini terus kita bina, bagaimana profesi
para dukun beranak ini tidak kita matikan melainkan dibina. Kita jadikan mereka
sebagai mitra untuk membantu tugas-tugas bidan dalam menangani persalinan. Begitu juga kita
perkuat posyandu-posyandu yang ada di Kubu Raya. Ada sekitar 475 posyandu
dengan sekitar 2.500-an kader posyandu, kita juga berikan insentif,” jelasnya. (ian)