KalbarOnline,
Ketapang – Komandan Korem (Danrem) 121/Abw, Kolonel Inf Bambang Trisnohadi
beserta Ketua Persit Candra Khirana Koorcab Rem 121 PD XII/Tpr, Ny. Dian
Bambang Trisnohadi melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 1203/Ketapang, Sabtu
(17/11/2018).
Kedatangan Danrem 121 /ABW di Bandara Rahadi Oesman Ketapang
disambutan dengan tradisi dan tarian adat dari suku Dayak, yang turut dihadiri juga oleh Bupati Ketapang, Martin
Rantan, SH., M.Sos serta Forkopimda.
Setibanya di Kodim 1203/Ketapang, Danrem Bambang Trisnohadi
beserta Istri disambut oleh Komandan Kodim 1203/Ketapang, Letnan Kolonel
Kaveleri Jami’an beserta jajaran dan dilaksanakan prosesi adat Tepung Tawar
serta tarian sambutan khas adat Melayu Ketapang.
“Kunjungan beliau dalam rangka memberikan pengarahan kepada
anggota Kodim 1203/Ktp dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem
121 PD XII/Tpr dan Cabang Persit Kodim 1203/Ktp,” kata Dandim 1203/KTP, Letkol
Kav Jami’an disela-sela kegiatan.
Danrem 121/Abw dalam arahannya, dimulai dengan
memperkenalkan diri kepada seluruh anggota. Memberi penekanan-penekanan kepada
satuan jajaran Kodim 1203/Ketapang, terutama bagi para Babinsa sebagai
ujung tombak satuan.
“Laksanakan tugas teritorial dan membaur dengan rakyat.
Rebut hati rakyat karena kepercayaan
rakyat adalah suatu kehormatan bagi kita,” katanya.
Danrem juga menyampaikan dalam menghadapi Pileg dan Pilpres,
Kalbar tidak termasuk daerah rawan
seperti pada Pilgub 2018 yang lalu. Akan tetapi, dia mengingatkan jangan sampai
lengah dan terlena.
“TNI harus selalu tetap menjaga netralitas jangan melakukan
pelanggaran sekecil apapun selama dalam Pileg dan Pilpres yang kita hadapi ke
depan. Serta jaga selalu kesehatan baik diri sendiri maupun keluarga,”
pesannya.
Selain itu, Danrem juga mengingatkan kepada seluruh anggota
Kodim 1203/Ketapang agar menghindari pelanggaran. Terutama yang berkaitan
dengan kegiatan ilegal dab penyalahgunaan narkoba. Karena pelanggaran narkoba
tidak ada ampun dengan sanksi tegas.
“Pelanggaran penyalahgunaan narkoba sanksinya jelas, cuma
satu yaitu dipecat. Tanpa terkecuali siapa pun itu,” tegasnya. (Adi
LC)