40 rumah
warga tergenang
KalbarOnline,
Landak – Tingginya intensitas curah hujan selama
sepekan terakhir yang mengakibatkan peningkatan debet air sungai Melinsam, sehingga
terjadinya genangan air di beberapa lokasi di Desa Tempoak Kecamatan Menjalin,
Selasa (20/11/2018) pagi.
Bhabinkamtibmas Polsek Menjalin, Brigadir
Wawan Andriatna yang mendatangi lokasi banjir tersebut mendapatkan informasi
via telpon langsung dari Kepala Desa Tempoak bahwa terdapat beberapa rumah
warga di Desa Tempoak yang sudah terendam banjir akibat musim penghujan saat
ini.
Informasi yang didapat dari warga setempat
bahwa ada sekitar 40 rumah warga yang terendam banjir tepatnya di Dusun Tempoak
dan Dusun Tareng dan putusnya arus transportasi karena beberapa titik jalan
yang tergenang air dengan ketinggian air sekitar 70 centimeter.
Kapolsek Menjalin, Iptu Teguh Pambudi
menuturkan debet air akan terus meningkat dan sulit berkurang jika intensitas
hujan terus terjadi hal ini dikarenakan kurangnya saluran air yang dapat
mengurai debet air yang menggenangi beberapa titik lokasi banjir tersebut.
“Warga diharapkan lebih waspada dan diminta
untuk mengungsi ke lokasi atau tempat yang lebih tinggi untuk menghindari hal
yang tidak diinginkan dan mengamankan barang-barang berharga serta kendaraannya
sambil menunggu debet air turun dan bantuan evakuasi jika situasi semakin
memburuk,” tukasnya.
Sementara Kades Tempoak, Damianus yang saat
ini tidak bisa dijumpai dikarenakan sedang melakukan ritual adat ‘belala’ di Dusun
Cagat sebagai permohonan do'a tolak bala agar peristiwa musibah banjir di Desa
Tempoak dapat segera selesai dan tidak bertambah parah, meminta kepada pihak
terkait untuk melakukan antisipasi dan bantuan dengan kejadian banjir saat ini.
Penulis:
Oktavianto/Humas Polsek Menjalin