KalbarOnline,
Pontianak – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria
Norsan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan penyandang disabilitas sebagai
bagian yang dilindungi hak-haknya. Sebab ia menilai, penyandang disabilitas
merupakan salah satu anugerah Tuhan yang terlahir sebagai sosok yang istimewa
sehingga mereka perlu perhatian yang istimewa pula.
“Mari kita buka mata hati untuk lebih
peduli, karena jika mereka mendapatkan kesempatan dan bimbingan yang baik tentu
mereka juga bisa bahkan mungkin lebih dalam berprestasi dibanding orang yang
normal,” kata Ria Norsan, saat menghadiri peringatan Hari Penyandang
Distabilitas dan Hari Kesetiakawanan Nasional di Halaman Upacara Dinas Sosial
Kalbar, Rabu (12/12/2018).
Mantan Bupati Mempawah dua periode ini
mengatakan bahwa kesetiakawanan sosial adalah nilai sikap dan perilaku sosial
yang mengatur hubungan sosial antara warga satu dengan yang lainnya dan harus
terus dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Saat ini, sifat tenggang rasa sudah mulai
luntur. Ini yang perlu kita tingkatkan dan dikembangkan sifat tenggang rasa,
kesetiakawanan dan gotong royong,” pesannya.
Orang nomor dua di Bumi Tanjungpura ini
juga menjelaskan bahwa sifat-sifat ini merupakan warisan nenek moyang rakyat
Indonesia yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan.
“Dulu, kalau kita kerja selalu gotong
royong dan sekarang ini sifat gotong royong sudah mulai luntur. Ini yang harus
kita tumbuh kembangkan kembali kepada generasi muda,” ujarnya.