KalbarOnline,
Ketapang – Kondisi Jembatan di perempatan Jalan KH. Mansyur, Kelurahan
Tengah, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang ini sungguh memprihatinkan.
Terdapat sebuah lubang menganga pada aspal di tengah jembatan. Pengguna jalan
yang melintas banyak mengeluhkan kondisi tersebut yang dinilai sangat
membahayakan.
Warga kesal dengan sikap pemerintah derah yang membiarkan
jembatan berlubang, sehingga rawan terjadi kecelakaan tunggal dan tak jarang
sejumlah mobil yang melintas terjerembab. Kekesalan warga diekspresikan dengan
menanami pohon pisang di tengah jembatan berlubang tersebut.
Pantauan di lokasi, kondisi lubang tersebut cukup dalam,
apalagi saat malam hari jika pengguna jalan tak berhati-hati tentu dapat
menimbulkan kecelakaan, apalagi kondisi penerangan jalan di sekitar sangat
minim. Diketahui, pohon pisang tersebut sudah di tanam warga sejak, Minggu
(16/12/2018).
Rizky (28) satu diantara pengendara yang kerap melintasi
jalan tersebut mengaku harus berhati-hati, apalagi menurutnya jika musim
penghujan karena jalan tergenang banjir sehingga lubang di jembatan tersebut
tertutup air.
“Lubang di jembatan simpang empat Pasar Haji Bujang Hamdi
itu, sudah nampak besi-besinya makanya kita pengendara harus hati-hati ketika
melintasinya,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Senin (17/12/2018).
Menurut Rizki, kerusakan jembatan tersebut sudah berlangsung
cukup lama. Namun, selama ini pemerintah daerah belum melakukan penambalan atau
perbaikan.
“Kami harap segera diperbaiki dengan benar, biar awet,”
tukasnya.
Sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
(PUTR) Ketapang, Mahsus mengaku sudah mengetahui dan pihaknya akan sesegera
mungkin melakukan perbaikan terhadap jembatan di Jalan KH Mansyur tersebut.
“Yang lubang itu ya, sudah kita perintahkan bagian UPPU yang
memang menangani pemeliharaan untuk segera dilakukan perbaikan. Kalau tidak ada
kendala siang ini sudah mulai dikerjakan,” tandasnya. (Adi LC)