Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Kasus Enam ABG Ngelem, Dinas PA KKR Minta Orang Tua Lebih Ketat Dalam Pengawasan
Home > Berita > Politik > Kasus Enam ABG Ngelem, Dinas PA KKR Mint...
Kubu Raya

Kasus Enam ABG Ngelem, Dinas PA KKR Minta Orang Tua Lebih Ketat Dalam Pengawasan

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Tuesday, 08 January 2019 - 07:07 WIB
Kasus Enam ABG Ngelem, Dinas PA KKR Minta Orang Tua Lebih Ketat Dalam Pengawasan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline,

Kubu Raya – Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas

Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga

Berencana (DP3KB) Kabupaten Kubu Raya, Teguh Sembiring mengakui daerah Desa

Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya cukup tinggi akan indeks

kenakalan remaja, termasuk kasus pelecehan seksual terhadap anak.

“Kita tetap melakukan penyuluhan ke

sekolah-sekolah mengenai bahayanya pergaulan bebas, juga ngelem, serta pemakaian

smartphone. Artinya saat ini masih tahap pembinaan melalui edukasi terhadap

para pelajar yang ada disekolah-sekolah,” ucapnya, saat ditemui diruang

kerjanya, Senin (7/1/2019) siang.

Menurut dia apabila kasus kenakalan remaja

terbilang cukup jauh dijangkau pihaknya masih keterbatasan dengan sumber daya manusianya.

“Saat ini beberapa desa telah kita bentuk kader.

Maka dengan kader inilah yang intens ke masyarakat untuk memberikan penyuluhan

apabila terjadi kasus yang cukup berat seperti pencabulan maka dalam pemulihan

korbannya kita giring ke pusat pelayanan tes dan konsultasi psikologis Provinsi

Kalbar,” ujarnya.

Dijelaskannya dengan permasalahan kenakalan

remaja seperti kasus ngelem di Desa Kapur sudah menjadi tugas utama orang

tuanya untuk memberikan perhatian terhadap anak-anaknya karena menurut dia

waktu disekolah jangan menjadi acuan bagi orang tua kalau anak tersebut tidak

berkelakuan aneh-aneh dengan pengawasan lebih ketat terhadap lingkungan seperti

teman bermain anak tersebut.

“Tugas orang tua untuk mengendukasi kepada

anak, untuk menjauhi bahaya zat adiktif yang ada pada lem. Apabila dibiarkan

ini masih bisa meningkat seperti merokok. Yang namanya anak muda suka sekali

dengan tantangan bisa aja hingga sampai menggunakan narkoba nantinya,” jelasnya.

(ian)

Tag