Polda
Kalbar: Natal dan tahun baru 2019 aman
KalbarOnline,
Pontianak – Kapolda Kalbar, Irjen Pol Drs. Didi
Haryono atas nama institusi Polri, Polda Kalbar dan pribadi mengucapkan selamat
Natal tahun 2018 dan selamat tahun baru 2019.

“Puji Tuhan, saya sampaikan dalam
pelaksanaan perayaan Natal dan tahun baru 2019 dapat berjalan dengan aman,
lancar dan damai. Puji tuhan, tidak hanya di wilayah Kalimantan Barat, namun di
seluruh Indonesia pun tidak ada peristiwa-peristiwa yang mengganggu kegiatan
ibadah Natal tahun 2018 dan tahun baru 2019,” Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi
Haryono, pada perayaan Natal Oikoumene masyarakat Kristiani Kalbar di Rumah
Radakng Pontianak, Jumat (11/1/2019) malam.
Kapolda menilai keamanan itu terwujud
karena aspek prosperity (kemakmuran) yang selalu seiring sejalan dengan aspek
security (keamanan). Dimana TNI-Polri serta Forkopimda dan para stakeholder berkerjasama saling
mendukung dalam mewujudkan kedamaian dan keamanan di wilayah Kalimantan Barat.
“Sehingga saudara-saudara kita yang
melaksanakan ibadah natal dan tahun baru dapat melaksanakan ibadah dengan
tenang, penuh suka cita dan rasa damai,” tuturnya.
Pada kesempatan itu juga Kapolda kembali
mengingatkan hajatan politik tahunan. Untuk itu, jenderal bintang dua itu berharap
masyarakat ikut bersama-sama menyukseskannya.
“Kita ketahui bersama bahwa tahun 2019 ini
kita di hadapkan dengan agenda Pemilu Pileg dan Pilpres, harapan kita semua
menjadikan perhelatan politik tersebut dapat berjalan dengan lancar, tertib,
aman dan sukses, yang ditandai dengan tidak munculnya segala bentuk ancaman dan
gangguan selama pemilu karena terkelola dengan baik,” tukasnya.
Kapolda menegaskan jika perhelatan Pemilu
2019 ini berjalan sukses, berarti TNI-Polri dan seluruh stakeholder pengamanan serta penyelenggara pemilu, telah
berkontribusi dalam meletakan fondasi yang kuat bagi daerah untuk membangun.
Caranya adalah membangun segala sendi
kehidupan masyarakat sehingga terwujudlah kesejahteraan yang dicita-citakan
bersama.
“Saat ini Polda Kalbar sedang dalam fase
perjuangan untuk memelihara dan meningkatkan terus kepercayaan serta pelayanan
kepada masyarakat yang sudah semakin baik,” ujarnya.
Dalam kaleidoskop selama tahun 2018 Polda
Kalbar juga berhasil menurunkan angka kejahatan dari 5.984 kasus di tahun 2017
menurun 1,4% ditahun 2018 sebanyak 5.903 kasus dan keberhasilan dalam
penanganan kasus transnational crimes, kejahatan lingkungan, kekayaan negara
dan narkoba juga lebih banyak diungkap di tahun 2018 sebanyak 2.052 kasus
dibanding tahun 2017 hanya 1.502 kasus.
“Hal ini tak lepas dari peran seluruh stakeholder dan masyarakat yang ingin
mewujudkan situasi kalimantan barat yang kondusif dan aman guna mendukung pembangunan
daerah yang lebih baik,” imbuhnya.
Provinsi Kalbar baru saja memperoleh
Harmony award 2018, terpilihnya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan
Barat sebagai penerima Anugrah Harmony Award dengan kinerja terbaik.
“Dengan dianugrahkannya Harmony Award Ini
kepada FKUB Kalimantan Barat tentunya menunjukan bahwa di Kalimantan Barat ini
kerukunan antar umat beragama sangatlah baik dan luar biasa,” tutupnya.
Turut hadir pada kesempatan ini, Gubernur
Kalbar dan Forkopimda Provinsi Kalbar serta para tokoh masyarakat Kalbar. (*/Fai)