KalbarOnline,
Pontianak – Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah menyambut
baik kebijakan Gubernur Kalbar, Sutarmidji yang akan menghentikan rekrutmen
atau penerimaan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar.
Ketua DPD Gerindra Kalbar ini menilai
kebijakan tersebut ada sisi positif. Lantaran tenaga kontrak di lingkungan
Pemprov Kalbar saat ini sangat banyak. Hal ini ditambah dengan mekanisme
perekrutan yang menurut dia tak sesuai aturan.
“Ada sisi yang positif, karena tenaga
kontrak yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar ini cukup banyak
ditambah mekanismenya perekrutannya yang juga tidak sesuai,” ujarnya, baru-baru
ini saat diwawancarai KalbarOnline.
Tenaga kontrak, kata dia, harus melalui
perusahaan penyedia jasa tenaga kerja (outsourcing).
“Jadi mekanisme perekrutannya itu harus
melalui perusahaan penyedia jasa tenaga kerja,” ucapnya.
Kendati demikian, dirinya juga meminta Gubernur
Kalbar untuk memperhatikan tenaga kontrak yang berada di daerah-daerah terutama
guru honor, tenaga harian lapangan penyuluh pertanian, tenaga honor medis,
tenaga honor pendamping desa dan sebagainya.
“Perlu diperhatikan juga, tenaga-tenaga
tersebut itu masih sangat diperlukan. Tapi kalau yang di dinas-dinas atau
kantor-kantor memang perlu ditertibkan, termasuk ada tenaga kontrak yang sampai
mengelola keuangan, itu harus ditertibkan,” tegas dia.
“Tapi bukan dihilangkan, mungkin yang baru
tidak direkrut lagi, tapi yang lama saya rasa perlu disesuaikan dengan aturan
yang ada,” pungkasnya. (Fat)