Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Fenomena Gerhana Bulan dan Supermoon, BMKG Ingatkan Warga Waspada Air Pasang Laut
Home > Berita > Politik > Fenomena Gerhana Bulan dan Supermoon, BM...
Ketapang

Fenomena Gerhana Bulan dan Supermoon, BMKG Ingatkan Warga Waspada Air Pasang Laut

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Sunday, 20 January 2019 - 20:42 WIB
Fenomena Gerhana Bulan dan Supermoon, BMKG Ingatkan Warga Waspada Air Pasang Laut
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline,

Ketapang – Peristiwa langka gerhana bulan total

berbarengan dengan fenomena supermoon akan terjadi di sejumlah negara. Termasuk

8 wilayah di Kalbar yang merupakan satu diantara 6 provinsi di Indonesia

terkena dampak fenomena alam tersebut, yang diperkirakan akan terjadi mulai

Sabtu (19/1/2019) malam hingga Selasa (22/1/2019) dini hari waktu Indonesia.

kepala Badan Meterologi, Klimatologi dan

Geofisika (BMKG) Kelas III Rahadi Oesman Ketapang Aqil Ihsan mengatakan untuk

kondisi perairan di wilayah Kabupaten Ketapang sendiri, sementara ini

masih dalam kategori aman. Dimana potensi kecepatan angin maksimum

mencapai 4 - 15 Knot dan mampu membangkitkan ketinggian gelombang air laut

hanya mencapai 0,75 meter.

“Kendati demikian namun perlu di waspadai

untuk perairan di Selat Karimata gelombang bisa mencapai 2,5 meter dan

kecepatan angin bisa mencapai 20 Knot,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (20/1/2019).

Ia menjelaskan, sehubungan dengan adanya

fenomena supermoon atau posisi perigea dimana pada saat tersebut

posisi bulan dan bumi berada pada jarak terdekat. Sehingga berakibat pada

pasang dan surut permukaan bumi. Hal ini selalu terjadi pada fase bulan purnama

atau bulan baru. Selama fase tersebut, gaya gravitasi bulan dan matahari akan

bergabung untuk menarik air laut.

“Tercatat ketika terjadi supermoon,

kenaikan air laut bisa mencapai 5 cm lebih besar, daripada pasang biasa saat

Bulan Purnama atau Bulan Baru yang bukan saat supermoon terjadi,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada

masyarakat agar tetap selalu waspada dan siaga. Hal itu guna untuk

mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update

informasi cuaca maritim dari BMKG. (Adi LC)

Tag