Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Bandara Tebelian Tak Luput Dari Perhatian, Sutarmidji : Penunjang Pembentukan Kapuas Raya
Home > Berita > Politik > Bandara Tebelian Tak Luput Dari Perhatia...
Pontianak

Bandara Tebelian Tak Luput Dari Perhatian, Sutarmidji : Penunjang Pembentukan Kapuas Raya

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Tuesday, 22 January 2019 - 02:35 WIB
Bandara Tebelian Tak Luput Dari Perhatian, Sutarmidji : Penunjang Pembentukan Kapuas Raya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline,

Pontianak – Gubernur Kalbar, Sutarmidji menegaskan

bahwa Bandara Tebelian Kabupaten Sintang tak luput dari perhatiannya.

“Selain perpanjangan landasan pacu atau runway bandara internasional Supadio Pontianak, Bandara Tebelian Sintang juga jadi perhatian,” ujar Sutarmidji usai launching pekerjaan perpanjangan runway dan peningkatan fasilitas pendukung bandara internasional Supadio Pontianak, Senin (21/1/2019).

Orang nomor satu di Bumi Tanjungpura ini menegaskan

bahwa bandara Tebelian Sintang akan menjadi bandara penunjang pembentukan Provinsi

Kapuas Raya.

“Kabupaten Sintang kedepan akan menjadi ibu

kota Provinsi Kapuas Raya, runway juga harus diperpanjang. Masyarakat jangan

pesimis terkait pembentukan Kapuas Raya, saya akan all out (berusaha maksimal) untuk Provinsi Kapuas Raya,” tegasnya.

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini

turut mengaku bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi langsung dengan Presiden

Jokowi terkait pemekaran Provinsi Kapuas Raya dengan berbagai kesiapan yang

dimiliki.

“Saya sudah bicara ke Pak Jokowi, itu yang

paling layak untuk dimekarkan di Kalimantan yaitu Provinsi Kapuas Raya. Apapun yang

dipersyaratkan untuk lahirnya Provinsi Kapuas Raya, saya sebagai Gubernur

sangat siap,” tegasnya.

Sutarmidji turut menjelaskan bahwa dipilihnya

Provinsi Kapuas Raya ini lantaran ada satu provinsi yang jumlah penduduknya

tidak sampai satu juta namun bisa dimekarkan oleh pemerintah pusat.

“Kita ambil contoh, di Provinsi Kaltara itu

dan provinsi lain ada yang jumlah penduduknya kurang dari satu juta orang, tapi

bisa dimekarkan. Sedangkan Kapuas Raya jika dimekarkan penduduknya sekitar 1,6

sampai 1,7 juta orang, ini sangat layak untuk dimekarkan. Apalagi Kalbar ini

memiliki perbatasan sepanjang 960 kilometer lebih dengan Malaysia, tak mungkin

itu dikontrol dengan satu provinsi,” tuturnya.

“Saya yakin dan haqul yakin, Provinsi Kapuas

Raya terbentuk di masa pemerintahan saya sebagai Gubernur,” pungkasnya. (Fai)

Tag