Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Sutarmidji Nyaris Nangis Lihat Kondisi Pondok Pelajar Tak Layak Huni di Sempayuk Bengkayang
Home > Berita > Politik > Sutarmidji Nyaris Nangis Lihat Kondisi P...
Bengkayang

Sutarmidji Nyaris Nangis Lihat Kondisi Pondok Pelajar Tak Layak Huni di Sempayuk Bengkayang

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 04 February 2019 - 17:17 WIB
Sutarmidji Nyaris Nangis Lihat Kondisi Pondok Pelajar Tak Layak Huni di Sempayuk Bengkayang
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Bengkayang – Dalam kunjungan kerjanya selama tiga hari, Gubernur Kalbar, Sutarmidji berkesempatan mengunjungi langsung pondok pelajar tak layak huni yang berada di Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (2/2/19).

Sebelumnya di media sosial viral mengenai informasi pondok

pelajar tidak layak huni di Kabupaten Bengkayang.

“Sengaja saya turun untuk melihat langsung kondisinya,” ujar

Sutarmidji berdasarkan rilis yang diterima KalbarOnline.

Sutarmidji mengaku prihatin ketika melihat kondisi pondok

pelajar yang dinilainya memang sudah tak layak huni itu.

Ketika masuk ke dalam pondok pelajar itu, Sutarmidji melihat

kondisi pondok yang katanya asrama pelajar yang hanya berlantaikan tanah

kering, berdindingkan kayu yang sudah menua serta ranjang yang digunakan para

pelajar tersebut juga kumuh dan kotor.

Sutarmidji juga melihat piring yang biasanya digunakan para

pelajar tersebut masih terdapat nasi yang sudah basi. Melihat kondisi itu, Sutarmidji

merasa simpati bahkan dirinya terlihat nyaris menangis.

“Saya prihatin saat masuk dalam pondok pelajar ini. Makanya

saya langsung beralih ke lokasi lain. Kondisi ini sangat memprihatikan,” ujar

Sutarmidji.

Sutarmidji menegaskan dirinya akan segera membangun pondok

pelajar yang layak dihuni dan berdekatan dengan sekolah.

“Supaya dekat ke sekolahnya,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kalbar itu pun langsung meminta Kadis

PU Provinsi Kalbar agar merealisasikan pembangunan jalan kurang lebih 150 meter

dari jalan nasional ke pondok pelajar.

“Untuk akses jalan saya minta dibangun segera, dalam waktu

dua bulan harus selesai,” tegasnya.

Ayah dari tiga orang anak ini juga mengapresiasi semangat

tinggi para pelajar yang sekolah di Sempayuk tersebut walau harus tinggal di pondok

tak layak huni.

“Semangat mereka luar biasa untuk tetap belajar,” jelasnya.

Semangat para pelajar tersebut dikatakan Sutarmidji, harus dijadikan

teladan bagi para pelajar di daerah perkotaaan.

“Dengan kondisi seperti ini saja semangatnya luar biasa. Yang

di perkotaan harus jadikan ini sebagai teladan,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Sutarmidji juga menyerahkan sejumlah

peralatan sekolah kepada para pelajar tersebut. (*/Fai)

Tag