KalbarOnline,
Pontianak – Peristiwa kebakaran menghiasi malam pergantian tahun baru Imlek
2570 tahun 2019 di Jalan Gajahmada, Pontianak, Senin (4/2/2019) sekitar pukul
23.50.
Hal ini turut dibenarkan Kapolresta Pontianak Kota, Kombes
Pol Muh Anwar Nasir.
Anwar Nasir menjelaskan bahwa kejadian bermula saat seorang
pembeli kembang api membeli kembang api persis di depan toko handphone GH Shop.
Si pembeli, jelas Kapolresta, hendak langsung mencoba kembang api yang
dibelinya itu persis di depan lapak penjual kembang api.
“Lalu si pembeli ini hendak langsung mencoba kembang apinya
persis di depan lapak penjual kembang api di depan toko handphone GH Shop itu. Sudah
ditegur oleh sang penjual, namun tak diindahkan oleh si pembeli tersebut. Setelah
dinyalakan, kembang api itu mengenai kembang api yang masih terpajang di lapak
si penjual sehingga terjadi kebakaran dan membuat panik masyarakat sekitar,” ujar
Kapolresta saat dikonfirmasi di pos pengamanan Imlek di Jalan Gajahmada, Selasa
(4/2/2019) pukul 01.33.
Namun, lanjut Kapolresta, peristiwa tersebut berhasil
diatasi pihaknya bersama relawan pemadam kebakaran Kota Pontianak.
“Sebelumnya kita juga sudah standby-kan mobil watercanon, tak lama kemudian disusul belasan
relawan pemadam kebakaran. Alhamdulillah bisa teratasi. Tadi saya juga ikut
membantu, kita amankan sepeda motor dan mobil yang persis berada di lokasi
titik kebakaran kembang api tersebut,” tukasnya.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kata Anwar,
kerugian materil ditaksir mencapai Rp148 juta.
“Untuk korban nihil. Kerugian materil ditaksir mencapai
Rp148 juta yang merupakan kembang api itu sendiri dan kerugian materil lainnya
berupa tenda lapak penjual kembang api,” jelasnya.
“Alhamdulillah hingga saat ini sudah berlangsung dengan
baik, lancar kembali dan situasi aman terkendali,” pungkasnya.
Sebelum berseliweran video amatir peristiwa
kebakaran detik-detik jelang pesta kembang api dalam rangka menyemarakkan malam
pergantian tahun baru imlek 2570 di Jalan Gajahmada Pontianak. Dalam video
tersebut, masyarakat sekitar lokasi tampak kocar kacir. Tampak pula aparat TNI
dan Kepolisian yang bersiaga di lokasi turut membantu memadamkan api dengan
alat seadanya. (Fat)