Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Buah Tengkawang Banjir, Warga Berharap Harga Tinggi
Home > Berita > Politik > Buah Tengkawang Banjir, Warga Berharap H...
Sekadau

Buah Tengkawang Banjir, Warga Berharap Harga Tinggi

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Thursday, 14 February 2019 - 02:07 WIB
Buah Tengkawang Banjir, Warga Berharap Harga Tinggi
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Sekadau

– Berton-ton sudah buah tengkawang kebanjiran di Dusun Resak Balai, Desa

Merbang, Kecamatan Belitang Hilir, Sekadau. Tapi harga buah musiman yang

menjadi ikon Sekadau itu tak kunjung membaik.

Meski demikian, warga setempat masih berharap harga terbaik menghampiri

buah musiman itu.

“Harapannya jelas harga baik, agar berimbang dengan karet

atau juga sawit. Kendalanya sekarang cuaca yang tidak menentu, sehingga mau mengasapi

tengkawang pun terbilang sulit,” ujar seorang tokoh pemuda kampung Resak Balai,

Lisasius, Senin (11/2/2019).

Pantauan di lapangan, pondok-pondok warga pun mulai dibangun

di sekitaran kebun tengkawang yang jauh dari kampung, guna menyetok buah yang

gugur atau sekedar untuk istirahat siang saat menyampah buah tengkawang.

Suasana di kampung mulai terasa hidup, karena tengkawang terakhir berbuah lebat

pada tahun 2010 silam.

“Dulu harga mentah tembus Rp1.000 perkilo, kalau yang kering

sudah diasapi sekitar Rp3.000 perkilonya. Akses jalan dulu sulit, hanya akses

jalan kaki jadi mau berjual pun tidak bisa membawa banyak,” paparnya. 

Dia menambahkan bahwa saat ini harga tengkawang baru

menyentuh Rp750 perkilo, untuk yang kering dan sudah diasapi sekarang tembus Rp1.500

perkilo.

“Semoga kedepan harga lebih baik, mengingat buah

tengkawang ini paling lama sampai sebulanan, kisaran akhir Maret sudah habis

biasanya,” tutup pria dua anak itu. (Mus)

Tag