KalbarOnline,
Ketapang – Koperasi Serba Usaha (KSU) Guru Muara Pawan (Gumapan), Kecamatan
Muara Pawan, Ketapang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT), Kamis (21/2/2019).
RAT yang dilaksanakan di aula kantor Camat Muara Pawan tersebut turut dihadiri
oleh puluhan anggota aktif KSU Gumapan.
Selain anggota koperasi, turut hadir juga Camat Muara Pawan,
Maisier, Perwakilan Dinas Pendidikan Ketapang, Mukhtar Efendi, Kadis
Koperasi Ketapang, Abdul Hazar, Ketua KSU Gumapan, Sudarmadi dan
pengurus koperasi Gumapan lainnya.
KSU Gumapan yang memiliki anggota aktif berjumlah 120 orang
ini, terdiri dari guru SD dan SMP se-Kecamatan Muara tersebut telah berdiri
selama 10 tahun sejak tahun 2009 lalu.
Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan
Kabupaten Ketapang, Abdul Hazar mengatakan dengan hadirnya KSU
Gumapan tentunya dapat meningkatkan ekonomi guru yang aktif sebagai
anggota serta dapat berperan dalam menyerap tenaga kerja dilingkungan kerja
koperasi.
“Kalau bisa dikembangkan agar nilai ekonominya bertambah dan
kalau bisa dapat membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat sekitar koperasi
nantinya,” ungkapnya.
Sementara Ketua KSU Gumapan, Sudarmadi mengatakan
sampai saat ini, untuk jenis usaha yang dilaksanakan oleh KSU Gumapan baru simpan
pinjam.
“Sampai saat ini secara keseluruhan SHU berjumlah 79 juta.
Yang dibagikan ke anggota sekitar 45 persen yakni 32 juta,” ujarnya.
Sudarmadi juga mengatakan, kedepan pihaknya berencana akan
melakukan pengembangan usaha di bidang lainya selain simpan pinjam. Namun, ia
mengaku saat ini masih terkendala waktu dan kesibukan sebagai guru.
“Waktu sebagian besar tersita untuk tugas pokok. jadi tugas
mengurus koperasi disempatkan di sela-sela kesibukan. Rencananya ke depan mau
buka toserba,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga berharap adanya suntikan dana baik dari
kepada pemerintah maupun pihak ketiga untuk pengembangan KSU Gumapan. Namun,
suntikan dana yang dimaksud dapat disesuaikan dengan margin yang masih bisa dipertimbangkan
untuk koperasi.
“Dulu pernah mendapat dana hibah dari Dinas Koperasi
Kabupaten Ketapang sebesar 50 juta pada tahun 2010. Kita berharap ada lagi
suntikan dana dari pihak ketiga,” tandasnya. (Adi LC)