KalbarOnline, Sekadau
– Sejak mulai beroperasi pada 1 Januari 2019 lalu, kondisi jalan di
pelabuhan kebanggaan masyarakat Dusun Asam, Desa Sungai Ayak 1, Kabupaten
Sekadau rusak parah.
Jalan tersebut hancur lantaran kondisi pondasi jalan belum
stabil. Hal ini semakin diperparah dengan hujan yang kini kerap melanda.
Akibat kondisi tersebut, banyak mobil yang terpaksa
mengantri lantaran tak jarang ada saja kendaraan roda empat ke atas yang amblas
ataupun menunggu perbaikan jalan secara swadaya oleh warga sekitar bersama para
pemilik kendaraan.
Kondisi inilah yang menjadi penyebab lambatnya arus angkutan
barang.
Sekretaris Desa Sungai Ayak 1, Edwin Chandra turut
membenarkan kondisi jalan tersebut. Mewakili warga desanya, Edwin menyampaikan
sejumlah keluh kesah warganya kepada wartawan belum lama ini.
“Memang sebelum dermaga ini beroperasi, jalan disini
kondisinya bagus, akan tetapi setelah pelabuhan penyeberangan ini beroperasi,
kondisi jalan hanya bisa bertahan satu minggu,” ceritanya.
Oleh karena itu, jalan milik pemerintah Kabupaten itu sangat
diharapkan warga agar segera diperbaiki.
“Kita harap Pemkab segera memperbaiki. Kalau
kondisi jalannya bagus dan mulus, arus lalu lintas akan jadi lancar dan sudah
barang tentu akan mempercepat proses distribusi barang dan otomatis juga akan
mempercepat peningkatan taraf hidup warga setempat,” harapnya. (Tim)