KalbarOnline,
Pontianak – Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Kalimantan Barat resmi mendeklarasikan
diri yang dilangsungkan di What’s Up Café Pontianak, Sabtu (16/3/2019) siang.
Sebagai anak-anak muda Indonesia yang merupakan generasi
penerus cita-cita pendiri bangsa dan sekaligus generasi terbanyak dalam bonus
demografi Indonesia 2030 mendatang, sedikitnya 4 poin yang menjadi tekad kuat
Garbi untuk memajukan Indonesia ke depan.
Hal ini disampaikan Ketua Garbi Kalbar, Agus Dwi saat
memimpin pembacaan manifesto Garbi wilayah Kalbar.
“Pertama, membangunkan segenap potensi anak negeri untuk menyatukan
asa, bergotong-royong dan bersatu dalam kebhinekaan untuk kejayaan NKRI
tercinta,” ujarnya.
“Kedua, kekuatan bangsa terletak pada manusianya dan pada
persamaan senasib sepenanggungan bahwa Indonesia memiliki potensi yang luar
biasa untuk menjadi pemimpin dunia baik
ekonomi, teknologi, militer dan sosial budaya,” timpalnya.
Garbi juga bertekad meyakini bahwa Islam, Nasionalisme,
Demokrasi dan Kesejahteraan (INDEKS) dapat berjalan paralel menjadi unsur
penggerak bagi kemajuan Indonesia masa depan.
“Empat, menolak perpecahan atas nama politik, agama dan suku
bangsa serta mengharapkan persatuan dan keamanan sebagai modal dasar Arah Baru
Indonesia menuju lima besar dunia,” tukasnya.
Atas tekad tersebut, lanjut Agus, Garbi Kalbar
dideklarasikan sebagai wadah bersama warga Kalbar menuju kebangkitan Indonesia
di zaman modern yang siap berkorban dengan segenap harta jiwa raga sesuai
dengan Pancasila dan semangat pendiri bangsa Indonesia 1945.
“Garbi siap bersinergi dengan seluruh komponen bangsa
memajukan Indonesia tercinta,” tandasnya.
Turut hadir nasional speaker
(pembicara nasional), Ahmad Zainuddin, Lc dan Riefian Fajarsyah (Ivan
Seventeen) yang hadir sebagai tokoh seni dan pemuda Kalbar. (Fai)