Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Buka Musrenbang RKPD Sambas, Ini Sejumlah Pesan Midji Untuk Pemkab Sambas
Home > Berita > Politik > Buka Musrenbang RKPD Sambas, Ini Sejumla...
Sambas

Buka Musrenbang RKPD Sambas, Ini Sejumlah Pesan Midji Untuk Pemkab Sambas

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 18 March 2019 - 14:22 WIB
Buka Musrenbang RKPD Sambas, Ini Sejumlah Pesan Midji Untuk Pemkab Sambas
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Sambas –

Guna mewujudkan masyarakat sejahtera sebagaimana misi keempat pasangan Gubernur

dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat yakni untuk mencapai kesejahteraan

masyarakat melalui peningkatan perekonomian dan pengurangan kesenjangan.

Ekonomi Kalbar ditargetkan tumbuh sebesar 5,35 persen. Gini rasio

menjadi 0,33 persen. Tingkat pengangguran terbuka menjadi 3,63 persen dan angka

kemiskinan menjadi 6,43 persen serta jumlah desa mandiri pada tahun 2020

ditargetkan menjadi 159 desa.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji

saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Sambas di Aula Kantor Bupati Sambas,

Senin (18/3/2019).

“Terkait pelaksanaan misi keempat ini, yang perlu menjadi

perhatian Pemerintah Kabupaten Sambas adalah kondisi tingkat pengangguran terbuka,

di mana pada tahun 2018 berada pada 3,34 persen, di bawah rata-rata Provinsi

yaitu 4,26 persen,” tukasnya.

“Meskipun capaian ini lebih baik dari capaian Provinsi, akan

tetapi juga perlu usaha yang keras untuk mempertahankannya atau bahkan terus

mengurangi tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sambas. Untuk mencapai hal

tersebut, perlu ada sinkronisasi kebijakan pengurangan pengangguran antara

Pemerintah Kabupaten Sambas dengan Pemerintah Provinsi Kalbar untuk menurunkan

angka ini,” timpalnya.

Kemudian dalam pencapaian target desa mandiri, juga diperlukan

kerjasama dalam pencapaiannya. Tahun 2017 dari 193 desa di Kabupaten Sambas,

terdapat 18 desa sangat tertinggal, 99 desa tertinggal, 71 desa berkembang dan

5 desa maju.

Guna mewujudkan masyarakat yang tertib yang ditandai dengan konflik

sosial yang terjadi, Sutarmidji berharap pada di tahun-tahun mendatang tak lagi

ada konflik sosial yang terjadi di Kalbar, karena stabilitas keamanan dan

ketertiban di masyarakat merupakan bagian penting dalam pembangunan.

“Terkait dengan misi ini, saya mengingatkan kepada

Pemerintah Kabupaten Sambas, di tengah kehidupan masyarakat heterogen ini,

perlu usaha semakin keras untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di

Sambas,” pungkasnya. (*/Fai)

Tag