KalbarOnline, Kubu
Raya – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo optimis Pemerintah Kabupaten Kubu
Raya dapat mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan
Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018.
Keyakinan Jiwo, opini WTP dapat kembali diraih tentu
beralasan, sebagaimana capaian empat tahun terakhir, Kubu Raya selalu mendapatkan
predikat tersebut.
Hal itu dikatakan Jiwo saat menghadiri Pencanangan
Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah
Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan
Barat serta Penyerahan Laporan Keuangan Unaudited tahun anggaran 2018 oleh pemerintah
daerah kepada BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat di aula Perwakilan BPK
Kalbar, Jumat (29/3/2019).
“Beberapa tahun terakhir Kubu Raya selalu mendapatkan opini
WTP. Tentunya ini kembali menjadi target kita bersama seluruh SKPD. Semuanya
sudah bekerja keras melakukan pengelolaan aset dan keuangan ini secara baik
sehingga pada akhirnya kita berharap dapat mempertahankan opini tersebut,”
tutur Sujiwo.
Selain pengelolaan keuangan dan aset yang baik, Sujiwo
menyatakan perlunya komunikasi dengan pihak-pihak berkompeten seperti BPK dan
BPKP. Menurutnya, BPK selalu membuka diri untuk memberikan masukan dan arahan,
baik kepada daerah-daerah yang sudah mendapatkan opini WTP maupun daerah yang
belum mendapatkannya.
“Nah, konsultasi dan koordinasi ini sangat penting. Jadi
jangan sampai kita maju-mundur atau alergi untuk melakukan komunikasi tersebut.
Terbuka saja, jika memang ada hal-hal yang memang harus ditanyakan,
dikonsultasikan atau dikoordinasikan,” pesannya.
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria
Norsan mengatakan kepala daerah harus menyerahkan LKPD paling lambat tiga bulan
setelah tahun anggaran berakhir. Dirinya mengapresiasi pemerintah
Kabupaten/Kota yang telah menyerahkan LKPD 2018 kepada BPK Perwakilan Kalbar.
Orang nomor dua di Bumi Tanjungpura ini berharap daerah yang telah berhasil meraih opini WTP dapat mempertahankan opini tersebut dan yang belum mendapatkan WTP tahun ini bisa meraihnya.
“Semuanya kita harapkan tetap dapat meningkatkan kualitas kinerja agar semakin efektif dan efisien sesuai visi dan misi yang pada gilirannya mampu meningkatkan kualitas hidup di segala bidang bagi masyarakat Kalimantan Barat agar lebih baik lagi,” pungkasnya. (ian)