KalbarOnline, Pontianak
– Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono memastikan pelaksanaan pemilu di
Kalbar berlangsung aman dan damai, Rabu (17/4/2019).
Hal ini disampaikannya usai patroli bersepeda motor
peninjauan kesejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di wilayah Kota
Pontianak bersama Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab.
“Kami baru saja melakukan peninjauan terhadap 5 TPS di
wilayah Kota Pontianak, dua di antaranya yang berada di dua lokasi Lapas kelas
II A Pontianak. Pada dasarnya, situasi Kalbar khususnya Kota Pontianak hingga
saat ini aman dan kondusif. Masyarakat merasa aman, senang dan tenang karena
TNI-Polri mengawal seluruh masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya,” kata Kapolda
saat diwawancarai di TPS 76 Jalan Gajahmada Pontianak.
Menurutnya mulai dari proses distribusi logistik semuanya lancar
tanpa ada kendala. Sepanjang hari ini juga tidak ada permasalahan.
“Semuanya aman. Masyarakat pun terlihat antusias dalam
menggunakan hak pilihnya menyalurkan hak suaranya, masyarakat merasa puas
karena TNI dan Polri menjamin keamanan bagi seluruh masyarakat,” tukasnya.
Untuk pengamanan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden ini,
Polda Kalbar menerjunkan 12.776 personil Polri dan TNI. Serta dari unsur Linmas
sebanyak 32.998 personel yang tersebar di 16.499 TPS.
“Kami yakin kita semua sanggup mensukseskan Pemilu 2019.
Kami apresiasi masyarakat yang cukup antusias, semoga sampai perhitungan
semuanya lancar,” imbuhnya.
Berkaitan dengan perolehan suara menggunakan metode ‘Quick
Count’ atau proses hitung cepat, Kapolda mengimbau agar masyarakat tetap tenang
menunggu hasil resmi perhitungan suara dari KPU.
“Mari kita tunggu hasil perolehan suara. Hasil ‘real’
perhitungan suara yang akan disampaikan oleh KPU, jangan euforia berlebihan. Kita semua sama, sama-sama masyarakat dan
bangsa Indonesia,” pesannya.
Hadir dalam kesempatan itu Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Sri
Handayani, Danlantamal XII Pontianak, Laksma TNI Gregorius Agung W D M.Tr
(Han), Danlanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus, Walikota Pontianak, Edi
Kamtono serta pejabat Kodam XII/Tpr dan pejabat utama Polda Kalbar. (*/Fai)