KalbarOnline, Sekadau
– Bupati Sekadau, Rupinus, SH., M.Si didampingi istri Ny. Kristina Rupinus,
S.Pd., M.Si dan putra bungsunya Meirando Katoyoh serta Wakil Bupati Sekadau, Aloysius,
SH., M.Si didampingi istri Ny. Vixtima Heri Supriyanti Aloysius, A.Md mengikuti
misa kudus hari raya kamis di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Sekadau.
Misa dipimpin oleh Pastor Valentinus Saeng, CP dan Pastor Grasius.
Ribuan umat Katolik Kabupaten Sekadau hadir dalam misa kamis
itu. Misa Kamis putih dimulai pukul 18.00 wib. Hari kamis putih disebut kamis
suci. Ritual perjamuan kamis putih diperingati sebagai perayaan ekaristi atau
perjamuan kudus.
Pada misa kamis putih ini, pastor Valentinus membasuh kaki
12 ketua kring di lingkungan paroki santo petrus dan paulus Sekadau sebagai
peringatan Yesus membasuh para muridnya dalam perjamuan terakhir pelayanan
Yesus di dunia sebelum kematian-Nya.
Pastor Valentinus dalam homilinya mengingatkan umat
kristiani pasca pemilu 2019 untuk melakukan rekonsilaisi atau berdamai kembali.
“Rekonsiliasi kita berdamai kembali karena mungkin selama
kontestasi politik, barang kali ada kata-kata yang keluar menyerang lawan,
menyerangkan kandidat lain atau kompettetor atau perbuatan perbuatan yang cukup
menyakitkan hati, sebagai umat kirstiani kita singkirkan, kita lupakan, kita
ampuni sama lain, kita memulai suasana baru, relasi baru hubungan baru satu
sama lain,” ujarnya.
Pastor Valen mengingatkan bahwa kontestasi politik itu juga
jangan hanya berhenti pada kekuasaan tetapi kekuasaan itu harus untuk
pengabdian kepada masyarakat untuk pengabdian dan pelayanan dan untuk kesejahteraan
bagi masyarakat.
Kaitan dengan pembasuhan 12 murid pada perayaan kamis putih,
Pastor Valen menjelaskan bahwa Pembasuhan mengambarkan yesus datang sebagai
tuhan dan guru melalui murid-muridnya. Dikatakan Pastor Valen pembasuhan
memberi contoh teladan bawah siapapun yang menjabat, siapapun yang mendapat
kekuaasaan ingat bahwa kekuasaan itu untuk melayani, untuk membangun masyarakat
menjadi ebih baik aman dan menjadi lebih sejahtera.
“Ini pesan yang disampaikan dalam hari kamis putih bahwa
kekuasaan untuk melayani,” pesan Pastor Valentinus. (*/Mus)