KalbarOnline,
Kubu Raya – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kubu Raya,
Atzebi Yatu Lensi Sujiwo mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya untuk
mengurangi limbah atau sampah plastik. Menurutnya, sampah plastik terbukti
membahayakan alam dan makhluk hidup di dalamnya.
“Karena tidak semua sampah plastik yang kita hasilkan
mendapatkan pengolahan yang semestinya. Kita harus tahu bahwa sampah plastik
sangat sulit terurai bahkan membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun
untuk itu,” ujarnya di sela acara ramah tamah peringatan Hari Otonomi Daerah
XXIII dan Hari Kartini 2019 di aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (29/4/2019)
kemarin.
Atzebi mengajak untuk mulai bersikap tegas mengurangi limbah
dan sampah plastik. Hal itu, menurutnya, harus dimulai dari diri dan keluarga
dengan cara sederhana. Di antaranya menggunakan tumbler atau botol air minum sendiri dari rumah. Kemudian
menyiapkan tempat sendiri pada saat berbelanja.
“Selain itu juga mulai berhenti menggunakan sedotan dan
sendok garpu berbahan plastik. Sekarang ini sudah dijual sedotan ramah
lingkungan yang tidak terbuat dari plastik dan bisa digunakan secara berulang,”
terangnya.
Menurut Atzebi, sejumlah cara tersebut terbilang sederhana.
Namun langkah-langkah itu sangat berarti bagi lingkungan dan keberlangsungan
hidup.
“Harapan saya ke depannya sudah tidak terlihat lagi
penggunaan botol minuman kemasan plastik khususnya dalam acara-acara. Penyajian
bisa diubah dengan cara yang semestinya demi mendukung tindakan pengurangan
limbah atau sampah plastik,” harapnya. (ian)