KalbarOnline, Kubu
Raya – Rosalina Muda Mahendrawan resmi menjabat Bunda PAUD Kabupaten Kubu
Raya. Ia dikukuhkan bersama Bunda PAUD Provinsi dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota
se-Kalimantan Barat oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji di Hotel Kapuas
Palace Pontianak, Jumat (3/5/2019) kemarin.
Usai pengukuhan, Rosalina mengatakan langkah pertamanya
selaku Bunda PAUD adalah segera menginventarisasi PAUD-PAUD yang ada di
Kabupaten Kubu Raya.
“Tentunya saya berharap kerjasama Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kubu Raya. Setelah itu kita akan bicarakan dengan berbagai pihak
terkait selanjutnya apa, kemudian pemerintah daerah punya target apa terhadap
PAUD ini, terutama Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Rosalina mengaku akan fokus pada arahan Gubernur Sutarmidji,
yakni terkait realisasi satu desa satu PAUD. Hal itu guna mendukung rencana
aksi peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Kalimantan Barat dalam
upaya mewujudkan desa mandiri, yang salah satu indikatornya adalah keberadaan
lembaga PAUD di tingkat desa.
“Tentunya sesuai arahan Gubernur dan Bunda PAUD Kalbar,
selain kita menyiapkan tempat pendidikan yang terbaik buat anak PAUD, juga di
setiap desa harus ada PAUD. Kemudian tenaga pengajar juga harus berkualitas
sehingga anak didik di PAUD bisa mendapatkan pendidikan yang sesuai,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Kubu Raya, Frans Randus, mengaku optimistis akan masa depan PAUD di
Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan merupakan
sosok yang sangat peduli dengan pendidikan anak usia dini.
“Bahwa PAUD punya peran penting selalu Bupati sampaikan
dalam setiap kesempatan. Saya pikir ini nyambung dengan Bunda PAUD yang juga
fokus dengan pendidikan anak khususnya PAUD,” sebutnya.
Frans menyatakan di Kabupaten Kubu Raya relatif tidak ada
persoalan terkait PAUD. Menurut dia, hanya program ke depan saja yang harus
ditingkatkan. Adapun beberapa kegiatan yang menunjang eksistensi PAUD telah
dilakukan.
Seperti honor guru PAUD, pelaksanaan berbagai diklat dan
workshop peningkatan kapasitas guru PAUD, pemutakhiran data Dapodik PAUD,
kurikulum PAUD, hingga pendidikan dasar guru-guru PAUD sudah dilakukan setiap
tahunnya melalui APBD. (ian)