Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Selama Ramadhan, TPID Pontianak Gelar Rakor
Home > Berita > Politik > Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Selama...
Pontianak

Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Selama Ramadhan, TPID Pontianak Gelar Rakor

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Tuesday, 07 May 2019 - 19:10 WIB
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Selama Ramadhan, TPID Pontianak Gelar Rakor
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline,

Pontianak – Dalam rangka menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan dan

kelancaran distribusi selama bulan Ramadhan 1440 Hijriah, Tim Pengendalian

Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak menggelar rapat koordinasi (rakor) High

Level Meeting I di Aula Abdul Muis Muin, Kantor Bappeda Kota Pontianak, Selasa

(7/5/2019).

Sebagaimana diketahui, inflasi di Kota Pontianak tahun 2018

tercatat 3,99 persen. Angka itu naik 0,13 persen dari angka inflasi tahun 2017

yang tercatat 3,86 persen.

“Dengan program kerja yang telah disusun diharapkan angka

inflasi Kota Pontianak dapat diturunkan ataupun dipertahankan di bawah angka 4

persen,” ujar Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan.

Ada beberapa program yang dilakukan TPID Kota Pontianak. Di

antaranya menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan dengan program pengelolaan

dan pengembangan sumber daya perikanan budidaya, program pencapaian swasembada

daging sapi dan peningkatan penyediaan pangan hewan.

“Serta program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu

tanaman pangan untuk mencapai swasembada pangan,” tuturnya.

Sementara itu, untuk menjaga keterjangkauan harga, dilakukan

melalui monitoring perkembangan harga sembako dan barang penting lainnya serta

inflasi daerah. Selain itu, juga dilakukan monitoring distribusi sembako.

“Juga kita memberikan informasi/link data harga sembako di

papan informasi elektronik berupa running

text di pasar tradisional yang ada di Pontianak,” kata Bahasan.

Pihaknya membutuhkan rekomendasi Bank Indonesia

Perwakilan Kalbar dalam mengantisipasi terjadinya inflasi di Kota Pontianak. (jim/humpro)

Tag