KalbarOnline,
Pontianak – Proses rekrutmen anggota Polri mulai dari klasifikasi Tamtama,
Bintara dan Akpol di Polda Kalbar sudah memasuki tahapan pemeriksaan psikologi.
Pemeriksaan psikologi ini di bagi menjadi 3 tahapan.
Hal ini disampaikan Karo SDM Polda Kalbar, Kombes Pol Dirin
selaku Ketua Panitia Rekrutmen.
Ia memastikan bahwa semua proses rekrutmen anggota Polri dilakukan
secara transparan dan benar-benar bersih.
“Yang pasti sudah sangat transparan dari setiap proses
tesnya, seperti sekarang ini pemeriksaan psikologi, setelah peserta
melaksanakan tes secara bersama sama baik dari peserta, panitia internal maupun
eksternal ikut menyaksikan langsung scaning
lembar jawaban peserta dan langsung diumumkan,” ujar Kombes Pol Dirin.
Polda Kalbar, kata dia, dalam rekrutmen kali ini
mengkampanyekan prinsip BETAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis.
Setelah pemeriksaan psikologi, akan masuk ke tahapan Uji
Akademik. Tahapan Uji Akademik ini akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem
CAT (Computer Assisted Test), yaitu ujian dengan bantuan komputer. Sistem ini
sangat membantu bagi panitia dan peserta untuk menjaga transparansinya
pelaksanaan.
“Polda Kalbar juga berkoordinasi dengan dinas pendidikan
untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan ini. Di mana Polda Kalbar bekerja sama
dengan sekolah-sekolah yang sudah memiliki fasilitas CAT tersebut,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, setiap tahapan tes dimulai dengan
penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah untuk tidak melakukan
kecurangan. (Fai)