Produk kopi olahan
Wali Kota Pontianak
KalbarOnline,
Pontianak – Suasana open house di kediaman dinas Wali Kota Pontianak, Edi
Rusdi Kamtono tampak begitu akrab. Berbagai menu hidangan tersaji di meja
prasmanan. Tak ketinggalan Kopi Bang Edi menjadi minuman yang disuguhkan untuk
tamu open house.
Salah seorang tamu, Bagus mengaku sebagai penikmat kopi. Tak
heran, ketika dirinya melihat Kopi Bang Edi disajikan untuk tamu, ia pun
menghampiri dispenser yang terletak di atas meja tersendiri, untuk mengambil
secangkir kopi.
“Saya memang suka minum kopi, kopi Bang Edi ini menurut saya
pas rasanya dengan selera saya,” ungkapnya saat bertamu di kediaman Dinas Wali
Kota Pontianak, Kamis (6/6/2019).
Kopi Bang Edi merupakan produk olahan milik Wali Kota
Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Bagus
mengaku bangga karena kepala daerahnya telah menginspirasi kaum muda untuk
memanfaatkan peluang usaha yang ada.
“Ini memberikan dorongan bagi kami generasi muda untuk jeli
melihat peluang yang ada,” ucap ASN yang tengah menyelesaikan studi S2 ini.
Sementara Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menuturkan,
kopi produknya ini sudah berjalan sejak empat tahun lalu. Untuk bijinya
merupakan hasil dari kebun kopi miliknya di Rasau, Kabupaten Kubu Raya.
“Ternyata di sana sangat cocok untuk kopi jenis robusta,”
sebutnya.
Kemudian, Edi mencoba untuk mengolahnya sendiri, dari mulai
pemetikan menjadi biji kopi hingga me-roasting,
kemudian diolah menjadi bubuk dan diseduh menjadi minuman kopi. Kopi Bang Edi
menjadi brand dalam setiap kemasan produk bubuk kopi miliknya.
“Setelah kita publish
ke masyarakat, responnya cukup positif, banyak juga yang suka dengan Kopi Bang
Edi,” imbuhnya.
Edi berharap, apa yang digelutinya ini bisa menjadi
menginspirasi para generasi muda khususnya di Kota Pontianak untuk bisa berbuat
banyak. Menurutnya, apapun bisa menghasilkan dan bisa menjadi produktif serta
menghasilkan uang sepanjang punya kemauan yang kuat, tekad dan semangat.
“Tidak ada yang tidak bisa selama punya tekad yang kuat.
Saya ingin menginspirasi para anak muda,” katanya.
Di setiap kesempatan acara, Kopi Bang Edi menjadi minuman
yang disajikan untuk dinikmati para penikmat kopi. Di mata Edi, minum kopi tak
hanya sekadar pelepas dahaga, tapi benar-benar dinikmati di setiap seruputan.
Dirinya mengaku menikmati kopi minimal tiga gelas sehari.
“Tapi ukuran pancung (setengah) karena dalam setiap
menyeruput kopi, ada sensasi yang kita rasakan,” pungkasnya. (jim/humpro)