KalbarOnline,
Ketapang – Pameran Ketapang Expo 2019 yang dilaksanakan di Pentas Seni
Budaya, Pendopo Bupati Ketapang sejak dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang,
Martin Rantan pada Selasa, (18/6/2019) kemarin selalu ramai dikunjungi oleh
masyarakat. Ketapang Expo 2019 sendiri akan berlangsung hingga Kamis
(27/6/2019) mendatang.
Pada Pameran Ketapang Expo 2019 kali ini turut diikuti oleh
ratusan stan yang terdiri dari berbagai lembaga pemerintah, swasta hingga
pelaku usaha. Satu di antaranya stand Kodim 1203 Ketapang yang hampir tidak
pernah sepi pengunjung.

Stan Kodim 1203 Ketapang yang menampilkan berbagai alat
utama sistem pertahanan (Alutsista) milik TNI Angkat Darat ini menjadi incaran
pengunjung untuk berfoto, baik foto bersama anggota TNI lengkap dengan senjata
maupun melakukan foto selfie.
Komandan Kodim 1203/Ktp, Letkol Kav Jami’an mengatakan pada
kegiatan Ketapang Expo kali ini pihaknya sengaja menampilkan berbagai jenis
senjata standar milik TNI besama dengan perlengkapannya serta foto-foto
kegiatan yang telah dilakukan oleh personil Kodim 1203 Ketapang.
“Melalui pameran ini, tentu kami ingin mengenalkan pada
masyarakat Ketapang, khususnya generasi muda tentang profesi TNI,” kata Dandim
saat meninjau lokasi stand pameran, Selasa (18/6/2019).
Karenanya, dalam sambutan pada pembukaan Expo, ia
mengapresiasi pelaksanaan Ketapang Expo yang setiap tahun digelar Pemkab
Ketapang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menampilkan
sejumlah potensi yang ada di Kabupaten Ketapang.
“Ketapang Expo menjadi salah satu sarana menampilkan
potensi-potensi lokal di masing-masing wilayah Kecamatan, yang kemudian dapat
digali potensi itu guna meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, satu di antara pengunjung Ketapang Expo 2019,
Anton mengaku sengaja datang ke lokasi Expo untuk dapat berfoto di stan milik
Kodim 1203 Ketapang. Ia mengaku penggemar game online PUBG Mobile, sehingga ia
sangat tertarik untuk mencoba berfoto dengan senjata milik TNI AD.
“Biar bisa foto dengan senjata M416 atau sejenisnya. Karena
selama ini biasa menggunakannya di game online,” ujarnya.
Anton yang merupakan warga Kecamatan Benua Kayong ini mengaku dirinya datang bersama dengan beberapa orang temannya sesama penggemar game online.
“Sengaja datang ramai ramai agar bisa foto bersama. Jadi bisa kayak tampilan di game online,” tutupnya sambil tertawa. (Adi LC)