Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Ini Pengakuan Tetangga Pelaku Penganiayaan Bocah Dua Tahun di Sanggau
Home > Berita > Politik > Ini Pengakuan Tetangga Pelaku Penganiaya...
Sanggau

Ini Pengakuan Tetangga Pelaku Penganiayaan Bocah Dua Tahun di Sanggau

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Friday, 28 June 2019 - 21:33 WIB
Ini Pengakuan Tetangga Pelaku Penganiayaan Bocah Dua Tahun di Sanggau
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Sanggau

– Tetangga pelaku penganiayaan terhadap bocah berusia dua tahun di

Kabupaten Sanggau, Tri Handayati (56) membeberkan peristiwa memilukan itu terjadi.

Seperti diketahui bahwa seorang bocah berusia dua tahun yang bernama Baim terpaksa

meregang nyawa di tangan ayahnya yakni Irwan (37), Kamis (27/6/2019) kemarin.

Tri Handayati mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi

pada dini hari. Saat itu dirinya terbangun ketika mendengar keributan yang terjadi

di rumah tetangganya itu.

https://kalbaronline.com/2019/06/27/bocah-dua-tahun-di-sanggau-meregang-nyawa-di-tangan-sang-ayah/

“Subuh itu saya bangun, saya keluar, ada orang bilang o maaf

ya bu, lagi ada masalah ribut-ribut. Saya lihat orang (pelaku) terkunci dalam

kamar. Saya tidak tahu, anaknya disekap atau tidak, tapi istrinya ada di luar.

Istrinya bilang itu anak aku bukan anak kau. Tiba-tiba dia (pelaku) jawab ‘ini

aku pangkong anak kau’, lalu langsung dipangkongnya,” ceritanya.

“Istrinya teriak ya Allah dan kemudian pingsan. Warga langsung

mendobrak pintunya," terang saksi.

Dirinya juga mengatakan bahwa kejadian pemukulan oleh pelaku

terhadap anaknya terjadi sekitar pukul 01.30 Wib. Menurutnya, perilaku pelaku memang

terlihat aneh sejak sore.

“Pukul 15.30 itu memang perilakunya sudah sedikit aneh,

gedor pintu saya. Dia nanya, sama siapa. Saya bilang saya sama anak saya, abang

saya mana? Tanya dia lagi. Abang yang mana saya bilang. Abang saya, tadi ada

suaranya. Langsung dia masuk lihat-lihat. Waduh saya bilang, orang ini kenapa

saya pikir,” tutur Tri.

Tri menyampaikan bahwa pelaku yang tiba-tiba masuk ke rumahnya

tanpa permisi sama sekali tidak beretika.

“Tidak sopanlah. Kok nanya abangnya dengan saya, emangnya

saya menyembunyikan abang dia,” tandasnya. (WWP/Ndra)

Tag