Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Wabup Askiman Buka Gawai Nyelepat Tahun Masyarakat Dayak Barai
Home > Berita > Politik > Wabup Askiman Buka Gawai Nyelepat Tahun...
Sintang

Wabup Askiman Buka Gawai Nyelepat Tahun Masyarakat Dayak Barai

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Sunday, 07 July 2019 - 10:05 WIB
Wabup Askiman Buka Gawai Nyelepat Tahun Masyarakat Dayak Barai
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Sintang

– Wakil Bupati Sintang, Askiman secara resmi membuka Gawai Nyelepat Tahun (Gawai

Dayak) yang digelar masyarakat dayak Barai, Dusun Mengkirai Hulu, Desa

Mengkirai Jaya, Kecamatan Dedai, Sabtu (6/7/2019).

Wabup Askiman berpendapat, gawai dayak yang dilaksanakan

masyarakat Barai ini tidak hanya merupakan rutinitas namun memiliki makna yang

sangat luar biasa guna melestarikan potensi budaya masyarakat.

“Sebagai masyarakat dayak Barai tentunya memiliki adat

istiadat, seni budaya dan selayaknya kita bisa disebut masyarakat adat,

memiliki nilai sejarah yang harus tetap kita jaga dari nenek moyang kita, seperti

pelaksanaan gawai dayak ini yang setiap tahun dilaksanakan,” ujarnya.

Orang nomor dua di Bumi Senentang ini juga meminta agar masyarakat

Dayak Barai yang memiliki menggali segala potensi seni budaya dan adat istiadat

yang dimiliki.

“Gali semua adat istiadat yang kita miliki, seperti seni

budaya tari, kerajinan. Seperti kesenian tarian yang ditampilkan tadi pada

pembukaan sungguh sangat luar biasa, mari kita gali terus dan dikembangkan sebagaimana

kita sebagai suku dayak Barai harus memiliki identitas diri kita,” tukasnya.

“Sebagai umat beragama, Gawai Nyelapat Tahun yang

dilaksanakan suku Dayak Barai ini adalah bentuk kita mengucapkan sukur kepada

Tuhan yang maha kuasa, sang pencipta langit dan bumi serta isinya yang memiliki

putra tunggal bagi orang kristen dan katholik sang jurus selamat yang telah

memberikan kita rejeki, memberikan berkat, memberikan berkah dan tentunya juga

bukan hanya masalah perladangan, namun dalam setiap segi kehidupan yang telah

diberikan Tuhan kepada kita,” timpalnya.

Sementara Camat Dedai, Subendi mengatakan, Gawai Nyelapat Tahun

suku Barai di Desa Mengkirai Jaya ini merupakan salah satu upaya mempertahankan

adat budaya, mengingat adat budaya merupakan identitas yang harus terus dijaga

dan dikembangkan.

“Karena acara gawai ini merupakan adat yang mempunyai

keunikan tersendiri yang menjadi kebanggaan kita,” ujarnya.

Turut hadir sejumlah Kepala OPD Pemkab Sintang, Forkopimcam,

Kepala BPD desa setempat, Ketua Dewan Adat , para Kepala Desa, tokoh adat, para

tumenggung serta tokoh agama Kecamatan Dedai. (*/Sg)

Tag