Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Kenalkan Seni Hadrah ke Generasi Muda
Home > Berita > Politik > Kenalkan Seni Hadrah ke Generasi Muda
Sekadau

Kenalkan Seni Hadrah ke Generasi Muda

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 15 July 2019 - 20:07 WIB
Kenalkan Seni Hadrah ke Generasi Muda
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Sekadau

– Seni hadrah (rudat) merupakan salah satu kesenian tradisi di kalangan

umat Islam. Kesenian ini berkembang seiring dengan tradisi memperingati Maulid

Nabi di kalangan umat Islam. Kesenian ini menggunakan syair berbahasa Arab yang

bersumber dari kitab Al-Barzanji, sebuah kitab sastra yang terkenal di kalangan

umat Islam yang menceritakan sifat-sifat Nabi dan keteladanan akhlaknya.

Kesenian ini tak jarang ditemukan di acara-acara keagamaan

baik dikemas dalam bentuk festival besar-besaran atau hanya sekedar tasyukuran.

Seperti halnya di acara tasyukuran khitanan anak kedua dari Bapak Jol Heder dan

Ibu Tia Safitri Anyon yakni Bayu Saputra, warga Dusun Madya, Desa Seberang

Kapuas, Sekadau.

Dalam acara tersebut, keluarga besar Jol Heder menghadirkan

seni hadrah dari sanggar budaya Melayu Diwanun Hadrah yang didirikannya bersama

tiga rekannya yakni Samsudin, Saparani Dedi dan Ajam. Seni hadrah dari sanggar

tersebut menjadi menu utama dalam acara syukuran putranya itu.

Jol mengatakan, dirinya sengaja menghadirkan seni hadrah dalam

acara syukuran putranya itu. Sebab, di zaman kekinian, seni budaya tradisional

tersebut mulai luntur dan memudar.

“Untuk itulah kita munculkan kembali, dengan maksud

mengenalkan kepada generasi muda kita di Desa Seberang Kapuas,” ujarnya.

Pada malam sebelum hari pelaksanaan syukuran, dirinya juga

menggelar budaya Melayu dengan mengundang orang-orang tua setempat untuk

melantunkan lagu hadrah Melayu yang juga ditampilkan dari sanggar budaya Melayu

Diwanun Hadrah yang dipimpin langsung oleh Jol.

“Intinya, supaya generasi-generasi muda khususnya generasi muda

Melayu mengenal budayanya sendiri serta melestarikannya,” tandasnya. (Mus)

Tag