KalbarOnline, Sekadau
– PuncakPekan Gawai Dayak ke-10
Kabupaten Sekadau akan dilaksanakan pada 29 Juli - 3 Agustus mendatang. Untuk itu,
panitia kegiatan terus melakukan berbagai persiapan. Seperti diketahui, pada 21
Juli lalu, panitia kegiatan telah melakukan rapat evaluasi guna mendengarkan
pemaparan koordinator seksi terkait pelaksanaan kegiatan.
Kemudian pada 23 Juli kemarin, Ketua Umum Panitia Gawai
Dayak ke-10 Sekadau didampingi jajarannya juga telah melakukan audiensi dengan
Kapolres Sekadau guna membahas pengamanan selama berlangsungnya PGD ke-10
Kabupaten Sekadau yang akan dilangsungkan di Betang Youth Center ini nantinya.
Ketua Umum PGD ke-10 Sekadau, Yohanes Anes mengatakan, gawai
dayak tahun ini mengusung tema ‘Melalui Gawai Dayak X Kabupaten Sekadau tahun
2019, Kita Pererat Persatuan dan Kesatuan Dalam Pelestarian Adat dan Budaya Dayak’.
Selain itu, lanjut dia, pelaksanaan gawai dayak sendiri akan diikuti kontingen Dewan
Adat Dayak (DAD) dari kecamatan se-Kabupaten Sekadau dan sanggar-sanggar,
paguyuban dan sebagainya.
“Akan diikuti kontingen DAD kecamatan se-Kabupaten Sekadau,
sanggar, paguyuban, persekutuan seni dan budaya dayak, sanggar-sanggar desa,
sekolah dan masyarakat umum,” ujarnya, Selasa (23/7/2019).
Dalam pelaksanaan PGD ke-10 Sekadau, lanjut dia, juga akan dimeriahkan
dengan display budaya dan perlombaan lainnya. Ia mengatakan, pihaknya juga
telah melaksanakan audiensi dengan Polres Sekadau. Sehingga, diharapkan
pelaksanaan kegiatan tersebut berlansung dengan aman.
“Persiapan sudah matang, tinggal finishing. Selain itu, kami
juga mengundang berbagai pihak dalam memeriahkan kegiatan tersebut,” tandasnya.
Sementara Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sekadau,
Welbertus Willy menegaskan bahwa gawai dayak merupakan ucapan syukur setelah
panen.
“Jadi, setiap tahun masyarakat dayak melaksanakan kegiatan
gawai dayak. Sebenarnya, kegiatan gawai dayak di Kabupaten Sekadau ini dimulai
di kampung-kampung sejak 1 Mei lalu dan bergulir setiap hari dan minggu dan akan
ditutup pada Pekan Gawai Dayak tingkat Kabupaten Sekadau,” ujar Willy.
Willy berharap, kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan
baik, terutama di sisi keamanan. Ia berharap, kegiatan tersebut sukses agar
kegiatan gawai dayak bisa terlaksanakan sesuai dengan yang diharapkan. Dirinya juga
mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan gawai nantinya akan dimeriahkan dengan
berbagai perlombaan seperti pemilihan bujang dara dan sebagainya.
“Ada kompetisi di dalam pelaksanaan PGD ke-10 nanti seperti ajang
pemilihan bujang dara dan berbagai perlombaan lainnya. Tentunya kami harap
melalui pelaksanaan PGD ke-10 ini sekaligus meningkatkan kualitas SDM Dayak di
Sekadau, supaya bisa bersaing dengan daerah lain,” tukasnya.
Selain itu, dirinya juga menegaskan, gawai dayak bukan hanya untuk masyarakat dayak. Ia menegaskan, gawai dayak merupakan milik masyarakat Kabupaten Sekadau. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama mensukseskan kegiatan tersebut.
“Kami berharap suku-suku lain untuk memeriahkan momen ini. Kepada panitia, kita harap dapat merangkul sub suku lainnya untuk berpartisipasi. Kepada DAD kecamatan juga kami harap partisipasinya dalam mengikuti even yang ada,” pungkasnya. (Mus)