KalbarOnline, Sekadau
– Ribuan umat Muslim memadati Terminal Lawang Kuari untuk melaksanakan
Sholat Idul Adha 1440 Hijriah, Rabu (11/8/2019) pagi. Dalam pelaksanaannya,
bertindak sebagai imam Sholat Ied, Muhammad Aksin, sebagai Khatib, Muhammad Ali
dan sebagai Bilal, Sahbandi.
Dalam khotbahnya, Khatib Muhammad Ali menyampaikan pesan dan
makna hari raya kurban yakni peristiwa yang agung keluarga Nabi Ibrahim. Ia mengajak
jamaah untuk mengambil hikmah dan pelajaran dalam kisah Nabi Ibrahim.
“Mari kita bercermin dengan kehidupan keluarga Nabi Ibrahim
yang rela berkurban dengan menyembelih anaknya Ismail,” ungkapnya.
Selaku Khatib, ia juga menegaskan di momentum HUT
Kemerdekaan RI ke-74 ini untuk diisi dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Karena kemedekaan Indonesia diraih dan direbut dengan
pengorbanan dengan tumpah darah dengan takbir. Maka, kita jaga persatuan dan
kesatuan menjaga persaudaraan,” tegasnya.
Seperti diketahui, Idul Adha dinamai juga “Idul Nahr”
artinya hari raya penyembelihan. Hal ini untuk memperingati ujian paling berat
yang menimpa Nabi Ibrahim. Akibat dari kesabaran dan ketabahan Ibrahim dalam
menghadapi berbagai ujian dan cobaan, Allah memberinya sebuah anugerah, sebuah
kehormatan “Khalilullah” (kekasih Allah).
Selama pelaksanaan, Sholat Idul Adha di Terminal Lawang
Kuari berjalan aman dan lancar. Terpantau pula, di sejumlah titik dijaga ketat
oleh aparat Polres Sekadau. Usai Sholat Ied dilanjutkan pemotongan hewan kurban
di sejumlah masjid dan surau di Kabupaten Sekadau. (Mus)