KalbarOnline, Sekadau
– IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Sekadau terus
mempersiapkan para atlet pencak silat tingkat pelajarnya menghadapi Popda (Pekan
Olahraga Pelajar Daerah) tahun 2020 mendatang. Hal ini diungkapkan Ketua IPSI
Kabupaten Sekadau, Aphin saat ditemui di Sekadau, Rabu (14/8/2019).
“Inilah anak-anak kami, karena Popda ini adalah antara anak
SMP dan SMA,” ujar Aphin di sela-sela latihan di SMP Santo Gabriel Sekadau.
Ia mengatakan, persiapan itu mesti dilakukan sekarang dan
para atlet tersebut nantinya akan diseleksi. Hasil seleksi kabupaten, nantinya
akan dikirim ke provinsi sesuai kelas-kelas yang ada.
“Untuk latihan rutin dilakukan dua kali seminggu. Mau dibuat
tiga kali, tapi terbentur waktu dan jadwal latihan juga banyak,” ucap Aphin.
Tak mengherankan bila persiapan jauh-jauh hari dilakukan
membuat para atlet pencak silat mendulang prestasi. Aphin mengaku bangga dengan
prestasi yang telah diraih oleh atlet pencak silat.
“Kemarin (baru-baru ini) O2SN tingkat SMA atlet pencak silat
Sekadau mendapat juara kelas C putri atas nama Eki Purnama Sari. Selanjutnya
akan mewakili Kalbar untuk O2SN di Aceh,” ungkapnya.
Bahkan pada Porprov lalu di bidang olahraga pencak silat,
prestasi yang diraih, yaitu 5 medali emas, 2 perak dan satu medali perunggu.
“Dari hasil seleksi itu, tiga atlet pencak silat Sekadau
ikut Pra PON dan juga Insya Allah, mudah-mudahan ikut PON ke Papua tahun 2020
mendatang,” kata dia.
Menurut Aphin, capaian prestasi tersebut berkat dukungan
semua pihak. Prestasi tersebut, kata dia, menunjukan bahwa pencak silat
Kabupaten Sekadau berkembang pesat.
“Terima kasih kepada Pemkab Sekadau yang telah memberikan
dukungan dan bantuan melalui KONI. Kami juga berharap dukungan Pemkab Sekadau
dan semua pihak khususnya untuk atlet-atlet kami yang ikut Pra PON maupun PON,”
pungkasnya. (Mus)