KalbarOnline, Ketapang
– Pemerintah Kabupaten Ketapang merespon cepat hasil audiensi bersama Komunitas Bhakti Sosial Lintas Agama terkait
upaya penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terkena dampak kekeringan.
Untuk menyalurkan air bersih yang layak konsumsi kepada
masyarakat yang terdampak kekeringan, Pemerintah Kabupaten Ketapang akan
mengoperasikan lima unit mobil tangki, Senin (26/8/2019) siang.
“Lima unit mobil tersebut akan dioperasikan ke empat kecamatan
yakni Kecamatan Matan Hilir Selatan, Matan Hilir Utara, Kecamatan Benua Kayong dan
Kecamatan Muara Pawan,” ujar Asisten II Setda Ketapang, Edy Junaidi.
Edy mengatakan, penyaluran air bersih tersebut akan
dilakukan selama lima hari yang dimulai sejak Senin (26/8/2019). Satu hari
hanya akan ada satu operasinal penyaluran. Jika hujan tiba penyaluran air
bersih dihentikan.
Edy menambahkan, lima mobil tangki yang akan
dioperasionalkan tersebut akan mengambil air bersih siap konsumsi di waduk yang
berada Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan. Masyarakat diminta
menyimpan wadah penyimpanan air seperti drum dan jerigen di depan jalan yang dilalui
mobil milik pemerintah yang menyalurkan air bersih.
“Jadi yang perlu ditekankan disini, titik-titik yang dibantu
ini adalah daerah yang paling terdampak berat kekeringan, jadi yang kami
prioritaskan adalah masyarakat yang sangat membutuhkan,” tukasnya.
Edy mengatakan upaya cepat yang dilakukan pihaknya ini
merupakan perintah langung dari Bupati Ketapang, Martin Rantan.
“Jadi ini benar-benar kita beri pelayanan yang baik dan
maksimal kepada masyarakat. Intinya pemerintah hadir disaat seperti ini,” pungkasnya.
(Adi
LC)